Sabtu, 11 April 2026

Info Jayapura

Isu Cacar Monyet di Kota Jayapura, Dinkes Imbau Warga Tak Perlu Panik

"Pada prinsipnya masyarakat dihimbau untuk tidak panik ketika mendapatkan kasus seperti Monkeypox atau cacar monyet."

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Hendrik
Kadis Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Dinas kesehatan kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengimbau warga Kota Jayapura agar tidak panik terkait virus mpox atau cacar monyet, yang diduga telah masuk di ibu kota Provinsi Papua

Sri Antari pun mengimbau warga agar tetap tenang dalam menyikapi isu atau berita hoax bahwa, seorang warga terkena cacar monyet yang tengah dirawat di salah satu RSUD Kota Jayapura.

"Jadi hingga saat ini kami belum mendapat laporan pasti dari Labkesmas terkait hal tersebut," kata Sri Antari kepada wartawan di Jayapura, Jumat (6/9/2024). 

Baca juga: Seorang Warga Jadi Suspect Cacar Monyet, Ini Penjelasan Dinkes Papua

Meskipun satu kasus dicurigai pada seorang anak, namun hasilnya negatif.

"Pada prinsipnya masyarakat dihimbau untuk tidak panik ketika mendapatkan kasus seperti Monkeypox atau cacar monyet."

“Ketika mendapatkan kasus seperti itu segera hubungi Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara akurat melalui pemeriksaan laboratorium,” sambung Sri Antari.

Dijelaskan Sri Antari,  gejala gejala awal yang perlu ditindaklanjuti segera yakni, adanya gangguan pada kulit seperti melepuh yang disertai demam, nyeri pada tulang dan secara umum seperti gejala infeksi.

“Penyebab cacar monyet atau cacar monyet adalah virus. Penyakit dapat menular dengan cepat melalui kontak langsung lewat cairan yang pecah dari kulit yang melepuh. Penularannya seperti cacar air,” ungkapnya.

Pencegahan secara umum yang dapat dilakukan masyarakat yakni, dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun (alcuta-alternatif cuci tangan) harus tetap dijaga. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved