Kamis, 16 April 2026

Info Papua Tengah

FKUB Papua Tengah: Masyarakat Jangan Panik dengan Isu Virus Cacar Monyet

Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii mengatakan, terkait isu tersebut, masyarakat bisa dapat belajar dari pengalaman saat Covid-19.

Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah meminta agar masyarakat di provinsi ini tidak panik dengan isu virus cacar monyet atau Monkey Pox (MPOX),

Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii mengatakan, terkait isu tersebut, masyarakat bisa dapat belajar dari pengalaman pada saat penyebaran Covid-19.

"Artinya banyak masyarakat yang tidak mau Vaksin, tapi ada dua yang menghidupkan nyawa kita, yang mana manusia, tidak bisa terlepas dari pihak kesehatan, maka itu dianjurkan, kalau mau minta petunjuk, maka pergi kepada pihak medis," kata Ignatius kepada Tribun-Papua.com, di Nabire, Jumat, (6/9/2024).

Baca juga: Seorang Warga Jadi Suspect Cacar Monyet, Ini Penjelasan Dinkes Papua

Kemudian, untuk mengantisipasi virus ini, bisa dilakukan dengan rutin meminum obat.

"Jadi jangan kita mau pake cara minum obat seperti sakit malaria, kalau su mulai sehat, langsung untuk selanjutnya, obat disimpan, nah ini salah, tetapi obat itu harus tekun dan taat pada dokter," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak pernah lupa akan Tuhan.

"Kalau kita beragama, itu cukup kita beribadah, tetapi kalau kita bertuhan, maka perlu melakukan apa yang harus dilakukan. Artinya, ketika anda percaya sama dokter maka itulah anda percaya Tuhan, karena sarana yang Tuhan pakai dalam dunia kesehatan adalah, dokter, tenaga medis, dan obat, untuk itu kalau semuanya digunakan dengan baik, maka Tuhan akan menyembuhkan dalam kondisi apapun," ujarnya.

Baca juga: VIRAL Pasien Cacar Monyet Dirawat di RSUD Abepura, Polisi: Hoaks, Ada Oknum yang Manfaatkan Situasi

Dengan demikian, Ignatius berharap, semua yang terjadi, bisa dapat belajar dari pengalaman Covid 19 dan penyakit lainnya.

Jadi saya harap masyarakat tidak panik dengan virus ini, karena orang yang panik itu, tidak bertuhan, untuk itu teruslah percaya Tuhan, karena dialah yang akan menolong kita," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved