Rabu, 22 April 2026

KPU Papua Selatan

Ratusan Data Ganda Ditemukan di Aplikasi Sidalih, KPU Papua Selatan Lakukan Hal Ini

Sementara data ganda antar provinsi sebanyak 294 pemilih dengan rincian Kabupaten Merauke 97 orang, Kabupaten Boven Digoel 121 orang, Kabupaten Mappi

Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com
Foto Ilustrasi KPU Papua Selatan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Ratusan data ganda ditemukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Selatan lewat aplikasi Sidalih.

Rupanya, data ganda tersebut tak hanya antar kabupaten di Provinsi Papua Selatan saja,  namun juga antar provinsi.

Sebab itu, PU Provinsi Papua Selatan melakukan penyelesaian data ganda dan invalid tersebut.

Baca juga: Soal Keaslian Bapaslon Cagub dan Cawagub, KPU Papua Selatan Serahkan ke MRPS 

Sekretaris KPU Provinsi Papua Selatan Jimmy Winata mengungkapkan bahwa, daftar pemilih sementara (DPS) telah ditetapkan beberapa waktu lalu.

"Nah, dalam proses ini juga ditemukan data-data yang belum valid 100 persen dan ada juga yang ganda.  Sehingga dalam kegiatan ini kita harus sinkronkan dan saling koordinasikan antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya dalam lingkup cakupoan wilayah Provinsi Papua Selatan,’’ kata Jimmy Winata, saat membuka rapat koordinasi penyelesaian data ganda, invalid dan anomali di Merauke, belum lama ini.

Jimmy  Winata menjelaskan, penyelesaian data ganda tersebut hanya  dilakukan untuk cakupan wilayah provinsi Papua Selatan.

"Tapi untuk data ganda antar provinsi, akan dilakukan penyelesaian secara nasional di Batam, Provinsi  Kepulauan Riau  pada 15 September 2024,"terang dia. 

Ditambahkan Kabag Perencanaan, Data dan Informasi  KPU Provinsi Papua Selatan  Yuliana Handayani, berdasarkan data yang ada,  di mana jumlah kegandaan antar kabupaten di Provinsi Papua Selatan sebanyak 277 pemilih dengan rincian Kabupaten Merauke  119, Kabupaten Boven Digoel 41, Kabupaten Mappi 115 dan Kabupaten Asmat 2.

Sementara data ganda antar provinsi sebanyak 294 pemilih dengan rincian Kabupaten Merauke 97 orang, Kabupaten Boven Digoel 121 orang, Kabupaten Mappi 29 orang, dan Kabupaten Asmat 47 orang. 

"Untuk data invalid  untuk umur dibawah 17 tahun sebanyak 20 orang dan di atas 120 tahun 1 orang,"tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved