Jumat, 5 Juni 2026

Kunker Menkes ke Mimika

Kunjungi Kantor Malaria Control Freeport di Mimika, Menkes Budi Gunadi Bilang Begini 

Menkes bersama rombongan berkesempatan melihat semua proses penanganan terhadap malaria yang selalu dilaksanakan oleh PT Freeport. 

Tayang:
Penulis: Kristina Rejang | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Kristin Rejang
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (tengah) ketika berkunjung di Kantor Malaria Control Freeport. 

Laporan Wartawan Tribun Papua- Kristina Rejang 

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Kantor Malaria Control PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/9/2024). 

Menkes bersama rombongan berkesempatan melihat semua proses penanganan terhadap malaria yang selalu dilaksanakan oleh PT Freeport

Usai melaksanakan kunjungan, Budi menyebut Lab malaria milik Freeport  sangat bagus.

"Lab Entomologi nya bagus, lab insektariumnya juga bagus, sehingga saya sampaikan ke pak dirjen kalau bisa di daerah-daerah endemis ada lab seperti ini jadi kita bisa tau bagaimana caranya mengurangi penyebaran jentik-jentik, bagaimana memperlajari jentik-jentik mana yang berbahaya," katanya.

Selain itu, bisa mempelajari bagaimana mengendalikan jumlah nyamuk, semuanya bisa dipelajari di Malaria Control. 

Baca juga: Menkes RI Datang ke Kantor Malaria Control Freeport Indonesia, Ini yang Dilakukan 

"Yang dilakukan Freeport di Timika ini mengontrol populasi nyamuknya, dan pastikan populasi nyamuk yang berbahaya ditekan terus," terangnya. 

Menkes Republik Indonesia, Budi Gunandi Sadikin dan rombongan saat melihat petugas malaria control saat mengontrol jentik nyamuk di Kuala Kencana, PTFI. (Foto: Kristina Rejang).
Menkes Republik Indonesia, Budi Gunandi Sadikin dan rombongan saat melihat petugas malaria control saat mengontrol jentik nyamuk di Kuala Kencana, PTFI. (Foto: Kristina Rejang). (Tribun-Papua.com/Kristina Rejang)

Ia berharap Lab yang ada di Malaria Control Freeport, bisa ditiru oleh beberapa kota yang masih endemik.

"Tadi saya bilang ke ibu dirjen, bisa ditiru begini, kecil tapi efektif," ungkapnya. 

Menteri juga mengatakan di Papua bukan hanya di Timika saja daerah yang ada kasus malaria, sehingga jika sudah ada contoh seperti yang dibuat oleh Malaria Control ia akan meminta tim untuk mereplikasi.

"Nanti minta ijin ke pak bupati dan ibu Gubernur ini agar teknik ini direplikasi ke daerah-daerah lain, karena seluruh Papua Tengah sudah ada enam provinsi, hampir semua masih tinggi malarianya kalau kita bisa mengendalikan ini, itu secara nasional akan turun jauh, karena sekitar 90 persen lebih kan di Papua, malaria itu di Indonesia tinggal disini, sehingga kalau bisa direplikasi," pungkasnya.

Baca juga: Begini Harapan Kepala Kampung Skouw Mabo dan Yama PIR 1 saat Pelatihan Eliminasi Malaria Perdhaki

Diberitakan sebelumnya, Menkes didampingi Gubernur Papua Tengah, Ribla Haluk, PJ Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra dan rombongan tiba di Kantor Malaria Control, Kuala Kencana pukul 12.18 Wit. 

Menkes dan  rombongan disambut oleh Direktur PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, VP Government Relationship, Lenny Josephina dan Manajer Pabrik Health Malaria Control, dr. Firdy Permana. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved