Minggu, 19 April 2026

Papua Terkini

Lima Yonif Penyangga Daerah Rawan di Papua Diresmikan, Segera Tumpas OPM?

Kelima Yonif PDR ini akan bertugas di berbagai wilayah di Papua itu diresmikan langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

KOMPAS.com/Aris Prasetyo
ILUSTRASI TNI di Papua 

TRIBUN-PAPUA.COM - Lima batalion infanteri (Yonif) yang diberi nama Yonif Penyangga Daerah Rawan (PDR) diresmikan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/10/2024). 

Kelima Yonif PDR ini akan bertugas di berbagai wilayah di Papua itu diresmikan langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

"Pada kesempatan ini juga saya sudah meresmikan lima batalion penyangga daerah rawan yang nanti akan di-deploy di wilayah Papua," kata Panglima TNI dalam sesi jumpa pers di Monas.

Ia menjelaskan, pembentukan lima Yonif PDR bertujuan untuk mendukung program-program pemerintah dalam percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

Pembentukan Yonif ini juga untuk membantu mensejahterakan masyarakat di Papua. "(Yonif PDR) Di bawah Kodam Kasuari dengan Papua ya. Batalion punya spesifikasi terutama untuk ada batalion kontruksi, ada batalion produksi," ujarnya.

Baca juga: OPM Buru Juha Christensen Atas Perannya dalam Pembebasan Pilot Susi Air, Egianus Kogoya Disanksi

Salah satu program yang akan dilaksanakan oleh Yonif PDR adalah program pertanian di wilayah Papua. Para prajurit Yonif PDR akan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan masyarakat setempat untuk bertanam, khususnya padi.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan alasan Yonif PDR juga bertugas di bidang produksi pangan.

I Jenderal TNI Agus Subiyanto saat meresmikan B
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat meresmikan Batalion Infanteri (Yonif) Penyangga Daerah Rawan (PDR) di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2024).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

 "(Sebab) jangan dianggap menyangga daerah rawan itu hanya untuk tentang kerawanannya. Karena mereka sudah dibuat, ada, kompinya itu ada kompi produksi," jelas Maruli.

"Sehingga nanti mereka (prajurit Yonif PDR) membantu di daerah-daerah tersebut, bisa dalam pertanian, peternakan, dan juga keseharian mereka, apa yang bisa dibantu," sambungnya.

Maruli menambahkan bahwa Yonif PDR merupakan ide dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menurutnya sangat luar biasa.

Lantaran, ide itu akan menumbuhkan perekonomian masyarakat Papua.

"Di samping itu juga tadi yang saya sampaikan tentang pertanian karena nanti akan didukung alat-alat pertanian untuk mereka bisa membantu masyarakat di sana," ungkap Maruli.

Organisasi Papua Merdeka Tembak Anggota Polisi di Puncak Jaya, Briptu Kiki Supriyadi Gugur

Berikut lima Yonif PDR yang akan bertugas di Papua:

1. Yonif 801/Ksatria Yuddha Kentsuwri, bertugas di Kabupaten Kerom.

2. Yonif 802/Wimane Mambe Jaya, bertugas di Kabupaten Sarmi.

3. Yonif 803/Nduka Adyatma Yuddha, bertugas di Kabupaten Boven Digoel. 

4. Yonif 804/Dharma Bhakti Asasta Yudha, bertugas di Kabupaten Merauke. 5. Yonif 805/Ksatria Satya Waninggap, bertugas di Kabupaten Sorong.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved