Jumat, 1 Mei 2026

Info Jayawijaya

Bermukim di Kawasan 3T, Warga Trikora Sulit Peroleh Layanan Kependudukan

Pemerintah memiliki program pencetakan KTP, KK secara mobail ke setiap distrik dan sebagian besar distrik telah dijangkau.

Tayang:
Penulis: Marius Frisson Yewun | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/Frisson Yewun
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jayawijaya Kenius Tabuni 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marius Frisson Yewun

TRIBUN-PAPUA.COM,WAMENA- Sejumlah warga Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan sulit memperoleh pelayanan data kependudukan dari pemerintah lantaran distrik itu masuk kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Distrik ini hanya bisa dijangkau dengan pesawat maupun berjalan kaki berbulan-bulan.

Baca juga: Pemkab Jayawijaya Rakit Puskesmas untuk Diangkut Helikopter ke Distrik Trikora

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Kenius Tabuni, mengatakan, sebagian besar penduduk Trikora tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) layaknya warga di 39 distrik lain.

"Untuk pelayanan Distrik Trikora itu sampai sekarang kami belum bisa jangkau karena itu menyangkut biaya sewa pesawat dan lain-lain," kata Kenius Tabuni di Wamena, Senin (14/10/2024).

Pemerintah memiliki program pencetakan KTP, KK secara mobail ke setiap distrik dan sebagian besar distrik telah dijangkau.

Petugas siaga selama seminggu di setiap distrik.

Baca juga: Pl Sekda Jayawijaya Ingatkan Tugas Mahasiswa di Kota Studi Hanya Belajar

Sementara untuk Distrik Trikora belum pernah dilakukan pelayanan serupa karena biaya sewa helikopter cukup mahal.

"Untuk masyarakat Trikora biasa dimobilisasi ke Distrik Napua baru lakukan perekaman sehingga jumlah warga Trikora yang melakukan perekaman masih di bawah. Terus terang saya sebagai kepala dinas mengakui," katanya.

Disdukcapil pun menargetkan pada tahun 2024 menjangkau 15 dari 40 distrik, serta siswa dan siswi di SMA YPPK dan SMA Negeri 1 Wamena.

"Tahun ini kami sudah turun ke 10 distrik dan sekarang masih ada turun lagi untuk berikan pelayanan KTP, KK serta kartu idenditas pelajar (KIP),"ucap Kenius. 

Baca juga: Solidaritas Peduli Demokrasi Gelar Demo Damai ke KPU Jayawijaya, Ada Apa?

Pada Tahun 2023 dukcapil telah melakukan perekaman data kependudukan terhadap 14 ribu lebih warga yang tersebar di sana.

"Perekaman yang kita lakukan hingga tahun kemarin sudah 87 ribu,"tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved