Persipura Jayapura
Persipura Jayapura Bangkitkan Nostalgia di Stadion Mandala
Sorak-sorai ribuan penonton di Stadion Mandala seakan membawa kita kembali ke masa-masa keemasan Persipura.
Penulis: Paul Manahara Tambunan | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kemenangan telak Persipura atas Persipal bukan hanya sekadar tiga poin.
Itu sekaligus bukti bahwa tim Mutiara Hitam telah menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka.
Permainan apik pada laga pamungkas putaran pertama, Sabtu (9/11/2024), adalah momen kebangkitan bagi klub yang pernah berjaya di kancah sepak bola nasional.
Sorak-sorai ribuan penonton di Stadion Mandala seakan membawa kita kembali ke masa-masa keemasan Persipura.
Kemenangan ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang semangat juang dan kebanggaan yang tak pernah padam dari masyarakat Papua.
Baca juga: Persipura Gulung Persipal Palu 4-0, Stadion Mandala Kembali Keramat
Strategi Ricardo Salampessy berhasil membungkam permainan Persipal dengan skor telak 4-0.
Kehadiran Boaz Solossa juga menjadi suntikan semangat bagi tim.
Sejak peluit kick-off berbunyi, Persipura langsung mengambil inisiatif serangan.
Tiga pemain depan, Ramai Ramai Rumakiek Elisa Basna, dan Arodi Uopdana menunjukkan taringnya.
Sementara, Yustinus Pae mengkonsolidasikan kekuatan dari lini belkang Persipura. Sesekali bola dilambungkan ke sektor depan untuk menggedor jantung lawan.
Umpan-umpan terukur dan kombinasi permainan yang apik membuat lini belakang Persipal kerepotan.
Ditambah lagi suplay bola dari pemain asing, Alin Nouri Zangir di sektor tengah membuat permainan Persipura semakin hidup.
Puncaknya pada menit ke-16, sundulan keras Arodi Uopdana memanfaatkan sepak pojok Ramai Rumakiek merobek jala gawang lawan.
Gol tercipta. Riuh ribuan penonton semakin membakar semangat panji Persipura.
Euforia kemenangan belum usai, Arodi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/10-Nov-2024-bawajssss.jpg)