Kamis, 9 April 2026

Mobilisasi Massa

Bus Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Diduga Angkut Massa ke Sarmi, ADA APA???

Menurut informasi, salah satu bus berasal dari yayasan universitas, satu dari Dinas Kelautan dan Perikanan, dan satu lagi tanpa surat-surat lengkap.

Penulis: Anderson Esris | Editor: Lidya Salmah
istimewa
Salah satu bus plat merah milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua yang diduga mengangkut massa dari Kota Jayapura untuk mobilisasi ke Sarmi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA-COM,SARMI- Sejumlah warga Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua,  mencegat tiga bus yang mencurigakan saat melintas di Jalan Trans Sarmi-Jayapura, Kampung Kiren, Selasa (26/11/2024) dini hari.

Diduga, bus-bus tersebut mengangkut massa yang dimobilisasi dari Kota Jayapura menjelang H-1 hari pencoblosan atau pemungutan suara Pilkada Serentak 2024.

Menurut informasi, salah satu bus berasal dari yayasan universitas, satu dari Dinas Kelautan dan Perikanan, dan satu lagi tanpa surat-surat lengkap.

Baca juga: KPU Kabupaten Sarmi Sewa Helikopter untuk Angkut Surat Suara Pilkada 2024 di 2 Distrik

Sopir bus mengaku hanya mengantar penumpang tanpa mengetahui tujuan pasti.

"Saya hanya diberitahukan untuk mengantar para mahasiswa ke-sarmi itu yang saya tau,"ucap sopir yang enggan namanya dipublikasikan.

"Nah, sampai di sini masyarakat tahan baru saya tau tujuan masa yang saya antar,"imbuhnya.

Senada dengan sopir tersebut, sopir lainnya yaitu bus Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua juga mengatakan, bahwa dia hanya diperintahkan untuk mengantar penumpang.

"Iya hanya mengantarkan massa sehingga saya lupa membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM," tuturnya.

Baca juga: Jalan Sehat KPU, Iman Djuniawal Ajak Warga Sarmi Tidak Golput: Satu Suara Sangat Berarti

Lebih jelas tiga sopir itu mengaku sebagai warga Kota Jayapura yang berdomisili di Distrik Jayapura Utara.

"Kami bertiga bertempat tinggal di kompleks yang sama di Dok IX. Saya sendiri mahasiswa Uncen dan kedua teman saya ini pengangguran,"ucap salah satu dari tiga sopir yang mengaku bernama Rio ini. 

Diketahui bahwa Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, tak lain adalah Pj Bupati Sarmi saat ini, Iman Djuniawal.  

Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari Kadis Perikanan Provinsi Papua terkait informasi mobilisasi massa yang tengah viral ini. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved