Papua Pegunungan
Seleksi DPR Jalur Pengangkatan Papua Pegunungan Dibuka. Ini Tahapnya!
"Pansel akan belerja secara independen dan bisa dilakukan karena yang bekerja adalah, dari Kemendagri langsung dari wakil rektor IPDN, Anggota BP3OKP
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Pegunungan bersama Panitia Seleksi (Pansel) melalui mekanisme pengangkatan gelar Sosialisasi Peraturan Panitia Seleksi (Pansel) Provinsi Anggota DPRP jalur pengangkatan kursi Otonomi Khusus (Otsus) di Hotel Grend Balim, Wamena, Kamis, (05/12/2024).
Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Velix Wanggai usai kegiatan itu, mengatakan sebagai daerah otonomi baru (DOB) seleksi dan pengangkatan DPR dari jalur pengangkatan untuk kursi Otsus merupakan 12 Road Map yang harus dilakukan dirinya bersama Pemerintah Papua Pegunungan.
Baca juga: Polres Jayawijaya Mengerahkan 110 Personel Amankan Pleno di KPU Jayawijaya
"Dengan dilantiknya anggota Timsel selekai DPR Provinsi Papua pegunungan jalur pengangkatan, ini merupakan agenda yang tertinggal, jadi dua bulan dari minggu depan sampai Februari akan berjalan," katanya.
Sebagai pemerintah pihaknya siap untuk mendukung setiap tahapan proses seleksi itu.
"Kami siap untuk mendukung tahapan ini mulai dari sekertariat di Kesbangpol, pembiayaan oprasional dan dukungan tahapan regulasi untuk proses seleksi ini," katanya.
Baca juga: 35 Ahli Madya Perikanan Baru Lahir dari Akperik Kamasan Biak
Ia mengatakan proses seleksi tahapan pengangkatan ini tidak mudah maka akan ada bimbingan teknis dan penguatan kapasitas hingga 11 anggota dewan yang terpilih nantinya, akan masuk anggota kelengkapan dewan dalam menjalankan pengawasan, angaran dan legislasi di pemerintah terkait hak-hal dasar orang Papua Pegunungan.
Ia meyakini pansel akan bekerja maksimal dan memilih secara profesional setiap anggota DPR dari jalur pengangkatan.
"Pansel akan belerja secara independen dan bisa dilakukan karena yang bekerja adalah, dari Kemendagri langsung dari wakil rektor IPDN, Anggota BP3OKP langsung dari Kepresidenan, dan pihak akademisi dari kampus ternama kita yaitu Universitas Cendrawasih, Pemerintah Pusat, dari Kejaksaan tinggi dan juga mewakili masyarakat MRP dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mudah-mudahan proses ini bisa berjalan dengan baik dan dapat memilih orang-orang yang tepat bagi pembangunan," katanya.
Baca juga: Pesan Pj Bupati Biak Numfor Terkait Penanganan Stunting: Perlu Memberi Makanan Tambahan
Semenara itu, Ketua Panitia Seleksi Soleksi DPR Jalur Pengangkatan untuk Kursi Otsus Dr. Nomensen Mambraku mengatakan pansel siap bekerja.
"Hari ini kita mulai dengan tahapan selekasi dan kita mulai pembukaan pendaftaran selama 4 hari pengumuman kemudian kami lakukan konsolidasi dengan LMA dan Kesangpol di Kabupaten, dan Tim harus verifikasi di lapangan karena kami juga tidak mau terima jangan sampai ada istilah kucing di dalam karung," tegasnya.
Baca juga: KPU Keerom Selesai Pleno Tingkat Kabupaten dan Lanjut Provinsi Pada Jumat
"Kami pesan teman- teman di lapangan bersama lembaga dan masyarakat dan juga Kesbangpol agar mereka bisa betul-betul memili orang yang bisa dipercaya oleh masyarakat jangan sampai di luar itu LMA harus koordinasi dengan kesbangpol," katanya.
Dia mengatakan seleksi ini akan merujuk kepada 33 nama, selanjutnya masuk daftar tunggu dan yang dipilih adalah 11 orang anggota DPR Papua Pegunungan.
Baca juga: Propam Polresta Periksa Ponsel Personel, Cegah Anggota Polri Terlibat Judi Online
"Hal ini perlu ada kesabaran dan kerjasama karena kami panitia akan bekerja sesuai regulasi dan undang-undang yang ada, semoga bulan februari kita bisa selesaikan tugas ini," katanya, (*).
| Pemerintah Izinkan Kendaraan Terobos Longsor Wamena-Tolikara Demi Cegah Inflasi |
|
|---|
| Papua Pegunungan Gandeng Norwegia Demi Jaga Hutan Sebagai Warisan Budaya |
|
|---|
| Gubernur Dorong 8 Bupati Wujudkan Papua Pegunungan Bersinar di Tengah Efisiensi |
|
|---|
| Jhon Tabo Bongkar Aib Data Bupati yang Bikin Anggaran Papua Pegunungan Terjun Bebas |
|
|---|
| DPR Sebut Pemprov Papua Pegunungan dan Jayawijaya Slow Respons Korban Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Gubernur-Papua-Pegunungan-bersama-pansel-DPR-Otsus.jpg)