PT Freeport Indonesia
Freeport Junior Cup 2024 Digelar Sampai Besok, Rully Nere: Sangat Bermanfaat bagi Anak Papua
Legenda sepak bola Papua, Rully Nere, menyebut upaya PTFI sangat berdampak positif bagi perkembangan sepak bola di Papua, apalagi dimulai usia dini.
Penulis: Paul Manahara Tambunan | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Turnamen sepak bola bertajuk Freeport Junior Cup 2024 digelar selama tiga hari di Lapangan Sepak Bola Universitas Ottow Geissler, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, sejak Senin (16/12/2024).
Iven yang diprakarasai PT Freeport Indonesia (PT FI) bersama Papua Football Academy (PFA) itu bertujuan untuk mendorong pembinaan bagi para pesepakbola usia dini di Tanah Papua.
Sebab, Papua punya segudang pesebakbola berbakat yang memang membutuhkan wadah untuk berkembang.
Selain, mengasah mental, sikap dan disiplin.
Manajer Sport Management PTFI, Janjay Adii, menyebut ada sebanyak 180 anak yang terlibat dalam iven ini.
Baca juga: PT Freeport Gelar Turnamen Junior Cup 2024 di Jayapura, Jaring Talenta Muda Sepak Bola Papua
Turnamen tersebut memang menyasar bakat-bakat muda kelahiran 2010 dan 2011.
Iven ini pun dimaksud sebagai komitmen PTFI untuk mendorong pembinaan atlet usia muda di Tanah Papua.
"Kami akan mengusahakan bagaimana iven ini semakin banyak dilaksanakan untuk mempersiapkan bibit muda lebih banyak lagi, dan menjadi komitmen kami untuk tetap mendukung perkembangan talenta muda di Papua agar lebih berprestasi ke depan,” kata Janjay kepada sejumlah wartawan.
Ia berharap, turnamen ini bisa menjadi magnet bagi berbagai pihak ke depan untuk menambah intensitas pertandingan. Hrapannya, merangsang bakat pemain usia muda.
“Ini sebagai bentuk investasi sosial yang terus menerus kami lakukan," jelasnya.
Program officer Papua Football Academy (PFA) PT FI, Rizky Aidi, menjelaskan iven ini adalah kedua kali digelar, setelah di Timika pada Mei lalu.
Alasan pemilihan Timika dipilih lokasi pertama, lantaran sebagai home base PFA. Sementara, Kota Jayapura dipilih karena dianggap barometer sepak bola Papua.
“Jadi, tahun ini, kita mengajak adik-adik kelahiran 2010 dan 2011 di mana kita akan berusaha memberikan regenerasi dari Jayapura dan menjadi tolak ukur,” ujar Rizky.
Selain purta, Junior Cup jugua melibatkan bakat perempuan usia muda.
“Yang ikut berpartisipasi tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan. Sebagai pesepakbola punya nilai yang sama itulah nilai kebaikan dari sepak bola di masyarakat,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sport-Management-PT-FI-Janjay-Adii-tengah.jpg)