Sarmi
Warga Sawar di Sarmi Palang Jalan Trans Sarmi - Jayapura
Menurut kesepakatan awal, aksi pemalangan akan berakhir apa bila ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan pemilik hak ulayat
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Pemblokiran jalan Trans Sarmi - Jayapura kembali dilakukan oleh sekelompok warga, dengan menggunakan kayu palang dan daun sagu. Palang dilakukan di Jembatan Merah Kali Orey, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu,( 21/12/2014).
Baca juga: Legislator Henes Sondegau Apresiasi Penyaluran Bonus Bagi Atlet PON Berprestasi
Warga mendesak pemerintah segera membayar ganti rugi lahan yang digunakan untuk membangun fasilitas pemerintah.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas belum diselesaikannya pembayaran hak atas tanah Adat setempat.
Menurut kesepakatan awal, aksi pemalangan akan berakhir apa bila ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan pemilik hak ulayat.
Baca juga: Gubernur Papua Tengah Melepas Tokoh Kristen Perjalanan Rohani ke Israel
Pemalangan jalan ini berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan transportasi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk menyelesaikan masalah ini secara cepat dan efektif.
Baca juga: GOW Yapen Rangkai Peringatan Hari Ibu Dengan Natal Bersama
Perlu diketahui bahwa, setelah beberapa jam kemudian ada negosiasi dengan pihak keamanan, sehingga pemblokiran jalan dapat dibuka dan aktifitas dapat berjalan lancar kembali.(*)
| Sekda Lepas Tim Persimi Sarmi “Badai Pantai Utara” Ikuti Liga 4 di Jayapura |
|
|---|
| Pelajar Sarmi Minta DPRK Perjuangkan Kesulitan Transportasi |
|
|---|
| Honorer Sarmi Palang Kantor Bupati Karena Frustrasi Status ASN Tak Jelas |
|
|---|
| Perempuan Sarmi Ditantang Ambil Peran Strategis Untuk Wujudkan Pembangunan |
|
|---|
| 75 Guru Sarmi Dilatih Untuk Selamatkan Bahasa Manirem dari Kepunahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Pemalangan-di-Sarmi.jpg)