Selasa, 7 April 2026

Sarmi

Warga Sawar di Sarmi Palang Jalan Trans Sarmi - Jayapura

Menurut kesepakatan awal, aksi pemalangan akan berakhir apa bila ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan pemilik hak ulayat

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
Warga Kampung Sawar melakukan aksi pemblokiran jalan trans Sarmi-jayapura di jembatan merah kali orey Sarmi, Papua 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Pemblokiran jalan Trans Sarmi - Jayapura kembali dilakukan oleh sekelompok warga, dengan menggunakan kayu palang dan daun sagu. Palang dilakukan di Jembatan Merah Kali Orey, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu,( 21/12/2014).

Baca juga: Legislator Henes Sondegau Apresiasi Penyaluran Bonus Bagi Atlet PON Berprestasi

Warga mendesak pemerintah segera membayar ganti rugi lahan yang digunakan untuk membangun fasilitas pemerintah.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas belum diselesaikannya pembayaran hak atas tanah Adat setempat.

Menurut kesepakatan awal, aksi pemalangan akan berakhir apa bila ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan pemilik hak ulayat.

Baca juga: Gubernur Papua Tengah Melepas Tokoh Kristen Perjalanan Rohani ke Israel

Pemalangan jalan ini berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan transportasi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk menyelesaikan masalah ini secara cepat dan efektif.

Baca juga: GOW Yapen Rangkai Peringatan Hari Ibu Dengan Natal Bersama

Perlu diketahui bahwa, setelah beberapa jam kemudian ada negosiasi dengan pihak keamanan, sehingga pemblokiran jalan dapat dibuka dan aktifitas dapat berjalan lancar kembali.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved