Sabtu, 11 April 2026

Artikel

Mengulik PERNIKAHAN LAVENDER: Ketika Cinta Berbeda dengan Norma

Istilah "lavender marriage" mulai populer pada awal abad ke-20, terutama di kalangan selebritas Hollywood.

Editor: Lidya Salmah
Freepik
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUN-PAPUA.COM- 'Lavender marriage' menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Salah satunya karena diduga dialami oleh pasangan selebritas Indonesia.

Namun mungkin masih banyak yang bingung dengan apa itu lavender marriage.

Pernikahan lavender adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pernikahan antara seorang laki-laki dan perempuan di mana salah satu atau keduanya memiliki orientasi seksual non-heteroseksual (homoseksual atau biseksual).

Pernikahan ini sering kali dilakukan bukan karena didasari oleh cinta romantis, melainkan karena alasan-alasan lain seperti:

Tekanan sosial:

Dalam masyarakat yang masih konservatif, individu dengan orientasi seksual minoritas sering kali merasa tertekan untuk menyembunyikan identitas seksual mereka.

Perlindungan karir:

Terutama di masa lalu, mengakui orientasi seksual non-heteroseksual dapat berdampak negatif pada karier seseorang, khususnya di bidang hiburan atau politik.

Warisan:

Dalam beberapa kasus, pernikahan lavender dilakukan untuk menjaga nama baik keluarga atau mewariskan harta.

Sejarah Singkat Pernikahan Lavender

Istilah "lavender marriage" mulai populer pada awal abad ke-20, terutama di kalangan selebritas Hollywood.

Pada masa itu, homoseksualitas dianggap sebagai tabu dan dapat merusak reputasi seseorang.

Banyak aktor dan aktris yang memilih untuk menikah dengan lawan jenis untuk menyembunyikan orientasi seksual mereka.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved