Kamis, 9 April 2026

Lanny Jaya

Pemuda Baptis Gelar Doa Pemulihan Pasca Konflik Pilkada Lanny Jaya

"Mewakili semua orang Tiom - Lanny Jaya, kami minta ampun, pengampunan akan datang ketika kami mengaku kesalahan kami, kami bersepakat jangan lagi ter

Tribun-Papua.com/istimewa
Suasa doa pemulihan di Lanny Jaya pasca konflik pilkada 2024 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marius Frisson Yewun

 

TRIBUN-PAPUA.COM, TIOM - Pemuda Baptis melakukan ibadah pemulihan di Kota Tiom, Kabupaten Lanny Jaya pasca konflik pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang menghancurkan daerah itu beberapa waktu lalu. 

Ibadah berlangsung dalam suasa hening dan sejuk, dihadiri pemuda dan umat Baptis Wilayah Tiom, Wilayah Longgika, dan gereja tetangga. Pujian dan penyembahan digaungkan dari atas tanah injil Tiom, tanah yang diberkati oleh para misionaris, tanah yang diberkati para perintis pendidikan. 

Baca juga: Lanny Jaya Memanas, Rumah Warga Dibakar, Situasi Masih Tegang

Ketua Departemen Pemuda Baptis Papua dan Ketua Departemen Pemuda Baptis West Papua, bersepakat untuk melakukan ibadah dalam Praise dan worship serta doa pemulihan, Selasa (7/1/24).

Sekretaris Departemen Pemuda Baptis Papua, Dius Kogoya mengatakan, pemuda merupakan tulang pungung gereja Baptis, bergumul bersama-sama memuliakan Tuhan, dengan tuntunan roh kudus. 

Baca juga: Pemkot Jayapura Tetapkan 11 Sekolah Untuk Program Makan Bergizi Gratis

"Mulai hari ini, pelayanan ke depan kita akan terus bersama-sama, saling mendukung di atas tanah injil ini,"kata Dius mewakili Ketua Departemen Pemuda Baptis Papua Ev. Yohanan Wakerkwa.

Akia Wenda, Ketua Departemen Pemuda Baptis West Papua menyampaikan hal yang sama. Mereka menginginkan terjadinya pemulihan di kota itu serta mengakui kesalahan mereka di hadapan Tuhan Sang Pencipta.

Baca juga: Ruddy Bukanaung Resmi Jabat Ketua Definitif DPRD Kabupaten Jayapura

Mereka menyadari perbuatan mereka beberapa waktu tidak dikehendaki Tuhan dan juga mencoreng nama baik Tiom sebagai kota injil.

doa pemulihan pilkada aman di Lanny Jaya
suasana doa yang diikuti oleh masyarakat

"Mewakili semua orang Tiom - Lanny Jaya, kami minta ampun, pengampunan akan datang ketika kami mengaku kesalahan kami, kami bersepakat jangan lagi terjadi pertumpahan darah, perang dan pembakaran rumah di tanah Injil,"katanya.

Ibadah dilakukan dalam tema, kembali pada sumber-Nya ( Lukas 15:18). 

Baca juga: Persib Bandung Puncaki Liga 1, Ciro Alves dan Kolega Kans Juara Musim Ini

Josua Pakage dalam khotbahnya mengatakan, semua kembali kepada sumbernya yaitu Alkitab, Injil Yesus Kristus. Kembali kepada fondasi yang diletakan para misionaris dan perintis agama. 

Ia menegaskan, Sinode, gembala dan pemerintah semua kembali kepada Tuhan, kembali kepada rell yang benar agar umat selamat. Josua mengajak gereja-gereja bersatu karena aktor adalah gereja jika gereja tidak bersatu maka umat Tuhan akan binasa. 

Ibadah tersebut berjalan dengan aman dan tertib hingga jemaat Tuhan pulang dengan aman.

Baca juga: Badai Pasifik Siapkan Performa Terbaik Untuk Menghantam Pangeran Biru Yang Belum Terkalahkan

Ia meminta gegera bersatu, sebab jika tidak demikian maka beberapa tahun ke depan, jemaat akan menjadi serigala dan melawan gembala.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved