Minggu, 12 April 2026

Jayawijaya

Bupati Jayawijaya Komitmen Terus Tekan Inflasi pada 2025

Dari evaluasi yang dilakukan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri tidak menemukan masalah besar, kecuali inflasi yang melonjak tinggi pada Des

Tribun-Papua.com/Noel Wenda
Pj Bupati Jayawijaya Thony Mayor 

Laporan: Tribun-papua.com/Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM,WAMENA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas 10 program prioritas yang telah dilaksanakan. 

Dari evaluasi yang dilakukan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri tidak menemukan masalah besar, kecuali inflasi yang melonjak tinggi pada Desember tahun lalu. 

Baca juga: Kapolda Alfred Papare Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Sidang Pilkada di MK

Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony Mayor menjelaskan bahwa inflasi di Jayawijaya tahun lalu sempat turun sebelum melonjak kembali pada Desember. 

"Hal ini juga dipengaruhi oleh konflik di kabupaten lain seperti Lanny Jaya dan Tolikara. Pengungsi dari daerah konflik tersebut berdatangan ke Jayawijaya, menyebabkan permintaan pangan meningkat dan harga barang melonjak. Pemerintah telah melaporkan hal ini kepada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri," katanya di Wamena, Senin, (14/01/2025).

Baca juga: Ingin Anak Papua Sehat Melalui MBG, DPRP Papua Usul Peninjauan Ulang Biaya

Pemerintah Jayawijaya telah berupaya menurunkan inflasi dengan menghadirkan gerakan pangan murah di pusat kota hingga distrik-distrik pinggiran. Namun, perayaan Nataru dan konflik di kabupaten lain mempengaruhi hasilnya.

Dikatakan, Pj Thony Mayor, Pemkab Jayawijaya pada tahun 2025 akan kembali menekan angka inflasi dengan melakukan koordinasi bersama pihak maskapai penerbangan.

"Pengusaha tol laut dan jembatan udara untuk menghadirkan gerakan pangan murah," ujarnya.

Baca juga: BNN Papua Tingkatkan Kolaborasi Cegah Peredaran Narkoba

Bukan saja itu, pemerintah juga akan fokus pada peningkatan produksi pertanian seperti bawang merah dan padi, serta pemasaran hasil panen petani. 

Satu upaya yang telah dilakukan dalam menekan inflasi adalah meluncurkan beras produk local Wamena. Beras itu memiliki kualitas cukup baik.

"Hasil panen petani juga dibeli oleh pemerintah dan dipasarkan melalui gerakan pangan murah," ujarnya. (*).

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved