Sabtu, 11 April 2026

Inflasi Jayawijaya

BPS Jayawijaya Pastikan Inflasi Terkendali Jelang Idulfitri 2026

Kepala BPS Kabupaten Jayawijaya, Arther Ludwig Purmiasa saat ditemui Wamena pada Senin, (9/3/2026), mengatakan saat ini angka

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Hubby
INFLASI JAYAWIJAYA - Kepala BPS Jayawijaya, Arther Ludwig Purmiasa saat ditemui wamena pada Senin (9/3/2026). Ia mengatakan saat ini angka inflasi di wilayah Jayawijaya cukup terkendali. 
Ringkasan Berita:
  • BPS Jayawijaya memastikan angka inflasi di Wamena tetap stabil dan terkendali menjelang Idulfitri 2026
  • Pemerintah daerah rutin menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat
  • Tim gabungan menyita sejumlah produk kedaluwarsa dalam sidak pasar terpadu demi keamanan konsumen
  • Pemantauan stok dan harga barang akan terus diperketat hingga masa pasca lebaran mendatang

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan menyebut kondisi ekonomi warga di Wamena, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 dalam kondisi stabil.

Kepala BPS Kabupaten Jayawijaya, Arther Ludwig Purmiasa saat ditemui Wamena pada Senin, (9/3/2026), mengatakan saat ini angka inflasi di wilayah Jayawijaya cukup terkendali.

"Inflasi untuk saat ini di Kabupaten Jayawijaya, khususnya Kota Wamena, cukup terkendali. Jika dibandingkan secara nasional, angka kita masih berada di posisi yang aman," ujarnya.

Dikatakan keberhasilan menekan angka inflasi ini tidak lepas dari berbagai upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. 

Arther menyebutkan beberapa langkah strategis yang telah dilaksanakan, antara lain:

Baca juga: Pagi Cerah, 10 Distrik di Mimika Ini Berpotensi Hujan Ringan

Operasi Pasar Murah (OPM): Memberikan akses harga pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Gerakan Pangan Murah (GPM): Upaya stabilisasi pasokan barang pokok jelang hari besar keagamaan.

Sidak Pasar Terpadu: Pengawasan langsung ke pedagang dan distributor.

Selain memantau harga, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh bupati, wakil bupati, dan Sekda Jayawijaya serta melibatkan unsur Forkopimda seperti kejaksaan, kepolisian, dan Kodim juga fokus pada perlindungan konsumen.

Dia menjelaskan bahwa dalam sidak tersebut, tim berhasil menemukan dan menyita sejumlah barang kedaluwarsa yang masih dipajang di rak penjualan. 

Baca juga: Cemburu Berujung Petaka di Jayapura, Seorang Pria Dibakar Pacarnya di Hotel

"Kami meminta pelaku usaha memperhatikan tanggal kedaluwarsa. Ini sangat krusial karena berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Barang kedaluwarsa yang dikonsumsi bisa menimbulkan penyakit serius, bahkan risiko kematian," tegasnya.

Pihaknya bersama pemerintah akan terus melakukan pengawasan rutin guna menjamin ketersediaan barang pokok sekaligus memastikan keamanan konsumsi masyarakat hingga pasca-Idulfitri nanti.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved