Minggu, 17 Mei 2026

Warga Sipil Dibunuh OPM di Yahukimo

Aparat Buru Pelaku Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo

"Aksi biadab dan kejam ini tentu akan ditindak tegas oleh aparat keamanan dan saat ini sedang dilakukan pengejaran," tegas Candra, Jumat (31/1/2025).

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
istimewa
PEMBUNUHAN WARGA SIPIL dI YAHUKIMO- Nampak korban saat dievakuasi ke RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (31/1/2025). Foto: Pendam XVII/Cenderawasih 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA-  Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan oleh pelaku pembunuhan warga sipil di Kabupaten Yahukimo.

"Aksi biadab dan kejam ini tentu akan ditindak tegas oleh aparat keamanan dan saat ini sedang dilakukan pengejaran," tegas Candra, Jumat (31/1/2025).

Lanjut Candra, korban mengalami luka sobek akibat sabetan senjata tajam di bagian wajah sampai dengan hidung.

Sebelumnya diberitakan, warga sipil bernama La Jahari (52), menjadi korban kebiadaban pelaku hingga meregang nyawa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Gunung Dekai Yahukimo, Diduga Ulah OPM

Peristiwa keji itu, terjadi di Jalan Gunung, Kali Ponto Lamah, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (31/1/2025) sekitar pukul 05:30 WIT.

Awalnya, jenazah korban ditemukan oleh warga.

Saat itu, korban tergeletak di tepi jalan dalam kondisi tak bernyawa.

Lalu warga bersangkutan melaporkan kejadian ini ke pos terdekat.

Aparat keamanan yang menerima laporan tersebut segera menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Dekai.

Baca juga: Bertanggungjawab Bunuh Warga Sipil di Yahukimo, TPNPB-OPM: Korban adalah Agen Intelijen Militer

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik pembunuhan ini.

"Kami akan memburu pelaku pelanggar HAM agar ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku," imbuh Candra.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Papua, di mana warga sipil sering kali menjadi korban.

Pihak berwenang terus berupaya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, serta menindak tegas pelaku kejahatan. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved