Info Mimika
Sepanjang 2024, Kasus Malaria di Mimika Turun 28 Persen
Sepanjang tahun 2024 kasus malaria di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah 28 persen. Sebelumnya mencapai 32 persen.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Sepanjang tahun 2024 kasus malaria di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah 28 persen.
Sebelumnya mencapai 32 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra saat diwawancarai Tribun-Papua.com, Jumat (31/1/2024) di Puskesmas Pasar Sentral, Jalan Hasanudin Mimika.
Reynold mengatakan, Dinkes Mimika rutin melaksanakan pemeriksaan malaria di setiap puskesmas.
"Kami juga juga melakukan skrining malaria dan demam berdarah di Puskesmas," katanya.
Baca juga: 40.000 Kasus Malaria Guncang Kota Jayapura Selama 2024, Pemkot Bergerak Cepat
Ia menyebut, 70 persen penderita malaria tidak memiliki gejala sehingga setiap orang yang datang ke puskesmas diwajibkan pemeriksaan malaria.
"Mimika adalah daerah endemis. Warga terkena malaria tidak menunjukan gejala. Kalau ada gejala baru periksa," katanya.
Ia mengatakan, selain angka malaria turun 28 persen disusul dengan jumlah tes malaria dari 400 ribu naik menjadi 500 ribu orang.
"Sampai saat ini kami terus memberikan layanan kesehatan dengan dengan mendirikan pos pelayanan bagi masyarakat," ungkapnya.
Lebih lanjut Reynold menjelaskan, masyarakat datang ke puskesmas untuk memeriksa malaria juga tidak terlalu. Biasanya awal tahun muncul penyakit demam berdarah.
"Kalau demam berdarah dicegah dengan penyemprotan di sekolah sejak 9 Januari 2025 lalu. Ini bertujuan agar membersihkan sarang nyamuk. Promosi kesehatan juga terus kami lakukan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/reynold-kandinkes-mimika.jpg)