KKB Papua
Gembong KKB Papua Iyoktogi Telenggen Ditangkap, Berikut Daftar Kejahatannya di Yahukimo
Iyoktogi tercatat dalam sejumlah kasus kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Iyoktogi Telenggen (46), anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga terlibat dalam berbagai kejahatan yang ada di tanah Papua.
Iyoktogi tercatat dalam sejumlah kasus kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Satgas Operasi Damai Kartenz menguraikan beberapa kejahatan yang dilakukan oleh Iyoktogi Telenggen bersama KKB.
Kepala Operasi Damai Kartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani menjelaskan, pada 25 Juni 2021, Iyoktogi Telenggen terlibat dalam penembakan dan penganiayaan terhadap pekerja bangunan di Kampung Bingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
Baca juga: Brutal, KKB Papua Bakar Sekolah dan Kantor Kampung di Kabupaten Puncak: Lihat Itu
“Akibat kekerasan yang dilakukan KKB Iyoktogi Telenggen mengakibatkan 4 orang tewas dan 1 orang luka-luka,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (6/2/2025).
Tak hanya itu, jenderal bintang satu ini menyebut, Iyoktogi Telenggen juga terlibat dalam kasus kekerasan, hingga membunuh pendulang emas di Kali El, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
“Peristiwa kekerasan ini menewaskan 13 orang pendulang emas dan melukai 1 orang lainnya,” ungkap Faizal.
2 tahun pengejaran
Atas berbagai deretan kasus kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh KKB Iyoktogi Telenggen, maka pada November 2023, pihak kepolisian menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi yang bersangkutan.
Setelah dua tahun dilakukan pengejaran terhadap Iyoktogi Telenggen, Satgas Operasi Damai Kartenz akhirnya menangkapnya di Bandara Goliat Tabuni Dekai, Kabupaten Yahukimo.
“Penangkapan dilakukan pada Senin, (3/2/2025), sekitar pukul 13.11 WIT. Iyoktogi Telenggen dikenal dengan nama Upinip Kogoya,” jelas Faizal, yang juga Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua ini.
Iyoktogi Telenggen berasal dari Kampung Komapaga, Distrik Sinak Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Ia melakukan aksi kekerasan bersenjata di Kampung Yahukimo, Papua Pegunungan.
“Saat diamankan, Satgas Damai Kartenz menyita sejumlah barang bukti, yakni 1 buah noken, uang tunai pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000, 1 dompet berisi bulu kasuari, dan beberapa barang lainnya seperti gelang, kalung, dan minyak angin,” beber Faizal.
Masyarakat tetap tenang
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.