Kamis, 14 Mei 2026

Kericuhan di Puncak Jaya

Kapolda Papua Tengah Kembali Temui Massa Paslon Bupati Puncak Jaya, Serukan Perdamaian

Kerusuhan itu memicu pendukung paslon 2 yang berada tidak jauh dari Mapolres Puncak Jaya turun dan melakukan penyerangan balasan.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
MEDIASI KONFLIK - Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Brigjen Alfred Papare saat menemui dua kubu saling serang di Puncak Jaya, Jumat (14/2/2025). Dok. Humas Polres Puncak Jaya 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, PUNCAK JAYA - Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Brigjen Alfred Papare dan rombongan kembali mengunjungi Kabupaten Puncak Jaya pasca-aksi saling serang antara massa pendukung paslon nomor urut 1 dan 2 bupati dan wakil bupati yang terjadi pada 12 Februari 2024.

Hadir juga Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib,Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, Dandim 1714/PJ, Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma anggota DPRK, tokoh agama.

Baca juga: Ricuh di Puncak Jaya, Brigjen Alfred Papare: Jika Masih Ada Warga Bawa Parang Maka Kami Sita

Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare mengatakan, "saya datang kedua kalinya ke sini agar tidak lagi melakukan aksi-aksi saling serang yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materil."

DIALOG DAMAI - Suasana pertemuan Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare dengan masyarakat pendukung paslon yang saling serang di Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (6/2/2025). Dok. Humas Polres Puncak Jaya
DIALOG DAMAI - Suasana pertemuan Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare dengan masyarakat pendukung paslon yang saling serang di Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (6/2/2025). Dok. Humas Polres Puncak Jaya (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Dari pihak 1 sudah mengatakan tidak akan mau perang lagi sehingga dirinya juga harap hal sama di pihak 2 untuk tidak lagi berperang. mohon menahan diri satu sama lain.

"Kita sudah membicarakan kesepakatan berdamai sehingga tidak ada lagi kejadian-kejadian yang membuat situasi di Kabupaten Puncak Jaya ini menjadi tidak kondusif," ucap Kapolda Papua Tengah, Sabtu (15/2/2025).

Baca juga: Puncak Jaya Membara, Bentrok Pecah hingga Menewaskan Pendukung Calon Bupati: 10 Rumah Dibakar

Pertemuan dilaksanakan di lapangan kediaman posko kemenangan paslon nomor urut 2 di Kampung Pagaleme dan Lapangan GIDI Galilea.

Selama pertemuan kondisi stabil dan aktivitas masyatakat kembali normal.

Sebelumnya, kerusuhan itu memicu pendukung paslon 2 yang berada tidak jauh dari Mapolres Puncak Jaya turun dan melakukan penyerangan balasan.

Dikabarkan satu orang tewas saat ricuh dan puluhan rumah dibakar serta puluhan korban luka luka. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved