Kamis, 21 Mei 2026

Info Mimika

Senior PMKRI Soroti Tidak Hadirnya Kepala Kesbangpol Mimika pada RUAC III

Ia mengungkapkan, selain kepala Kesbangpol yang hanya mengirim staf untuk hadir perwakilan Pemda juga tidak satupun yang hadir.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
SAMBUTAN- Senior Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Yosep Temorubun saat memberikan sambutan di Aula Bobaigo, Jalan Cenderawasih Timika, Selasa (18/2/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Senior Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Yosep Temorubun soroti ketidakhadiran Kepala Kesbangpol, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) III, Konferensi Cabang II PMKRI Timika Santa Theresia tahun 2025.

Diketahui RUAC III PMKRI merupakan salah satu agenda penting dalam sebuah organisasi kemahasiswaan juga merupakan binaan dari Kesbangpol. Kesbangpol merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam organisasi.

"Kesbangpol merupakan bagian tidak dipisahkan dalam organisasi. PMKRI adalah organisasi nasional telah melahirkan banyak kader. Ketidak hadiran kepala Kesbangpol ini sangat disayangkan," kata Yosep kepada Tribun-Papua.com.

Ia mengungkapkan, selain kepala Kesbangpol yang hanya mengirim staf untuk hadir perwakilan Pemda juga tidak satupun yang hadir.

Baca juga: Direktur YPMAK Hadiri RUAC III PMKRI Cabang Timika, Ini Harapan Leonardus Tumuka

"Saya minta Pj Bupati Mimika berikan teguran keras kepada Kesbangpol. Jangan dianaktirikan PMKRI di Mimika sedangkan organsiasi lain Kesbangpol hadir," ungkapnya.

Dijelaskan, kader PMKRI nantinya akan memberikan kontribusi besar membangun Mimika lebih baik kedepan.

"Ketidak hadiran kepala Kesbangpol merupakan diskriminasi oleh Pemda Mimika. Ingat banyak pejabat lahir dari PMKRI," ujarnya.

Kemudian kepada pengurus PMKRI Cabang Timika, Yosep mengaku kalau selama ini belum pernah lihat PMKRI turun ke jalan.

"Dulu kami tukang demo dengan isu berbagai isu. Idealisme kalian itu masih bersih sehingga perlu melihat kondisi sosial di Mimika," kata Yosep.

FOTO BERSAMA- Direktur YPMAK, Leonardua Tumuka saat foto bersama dengan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Timika Santa Theresia di Aula Bobaigo, Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Selasa (18/2/2025).
FOTO BERSAMA- Direktur YPMAK, Leonardua Tumuka saat foto bersama dengan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Timika Santa Theresia di Aula Bobaigo, Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Selasa (18/2/2025). (Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela)

Lanjutnya, menjadi anggota PMKRI bukan sekedar gunakan topi baret merah tetapi jiwa militansi dan melihat situasi, pekah pekah terhadap isu perlu juga dilakukan.

Baca juga: Warga Mengungsi, PMKRI Minta Panglima TNI Tarik Militer dari Kabupaten Pegunungan Bintang Papua

"Harus memiliki naluri dengan sesuatu yang terjadi Indonesia terlebih khusus Mimika dengan kondisi dan keadaan sosial terjadi,"  jelasnya.

Di sisi lain Ketua Presidium PMKRI Timika Periode 2022-2024, Mersi Sundung pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan pengurus yang selama ini telah membantu segala kegiatan.

"Organisasi ini harus terus berjalan dan melahirkan kader berintelektual dan integritas. Kita PMKRI hadir dan bertanggungjawab bersama bagi semua penghuninya," katanya.

Ia menyebut, saat ini PMKRI berada tengah tantangan dan peluang soal pilihan dapat mengarah ke berbagai arah.

"Sebagai mahasiswa kita harus sadar bahwa kualitas adalah fondasi yang perlu kita miliki," ungkapnya.

Tambah Mersi, kader PMKRI harus memiliki loyalitas adalah yang tau arah dan tidak mementingkan diri sendiri. Sinergitas juga tidak kalah penting.

"Kader dan pemimpin tidak bisa berjalan sendiri mewujudkan visi PMKRI. Mari jalan sama-sama," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved