Jumat, 10 April 2026

Jayawijaya

PLN Wamena Segera Padam Listrik di Jayawijaya Selama 8 Jam

“Berikut ini kami kirimkan untuk rencana penghentian aliran listrik sementara, yang akan dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2025, waktu 16.00 - 23.5

Tribun-Papua.com/PLN Wamena
PLN UP3 WAMENA: Informasi pemadaman listrik di Jayawijaya pada Jumat, (21/2/2025). Pemadaman akan terjadi 8 jam di 17 distrik akibat gangguan pada mesin pembangkit. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marius Frisson Yewun

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Manajemen PT PLN (persero) Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan akan melakukan pemadaman listrik selama 8 jam pada 21 Februari 2025, akibat gangguan pada mesin pembangkit.

Berdasarkan informasi yang diterima dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena, pemadaman itu berdampak terhadap 17 lebih distrik di pinggiran pusat ibu kota kabupaten Jayawijaya.

Baca juga: Peserta Uncen Termotivasi Dengan Pelatihan Bisnis Yang Dilakukan PTFI

“Berikut ini kami kirimkan untuk rencana penghentian aliran listrik sementara, yang akan dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2025, waktu 16.00 - 23.59 WIT. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” demikian tulis PLN dalam edaran.

Dalam edaran itu disebutkan bahwa pemadaman atau penghentian listrik dilakukan menjelang beban puncak malam malam.

Baca juga: Dana Otsus Papua Terkena Efisiensi? Begini Kekhawatiran Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana

Beberapa distrik terdampak adalah Asologaima, Distrik Pyramid, Bolakme, Melagalome, Tagime, Koragi, Bipiri, Wollo, Bugi, Yalengga, Wosi, Wala-waga, Kurulu, Libarek, Wesaput, Walelagama, Musatfak dan Distrik Itlay Hisage.

Khusus di kawasan terdekat pusat kota, pemadaman akan berdampak terhadap warga di Jl JB Wenas, Jl Sinapuk Baru, Jl Papua, Kompleks Pasar Baru Jibama dan sekitarnya, APMS Anwarudin, Walani, Karujaya, Kama, Perumahan Dinas Bandara Wamena dan Parema.

Baca juga: Meki Nawipa Dilantik, Begini Pesan Haru Sang Putri dan Ponakan kepada Gubernur Papua Tengah

PLN mengimbau pelanggan untuk mencabut alat elektronik apabila tidak digunakan, dan berhati-hati dalam penggunaan lilin untuk penerangan sementara. 

“Kami mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Atas perhatiannya disampaikan terimakasih,” tulis PLN.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved