Selasa, 19 Mei 2026

Info Mimika

Jeritan Warga Alama Pasca-Penembakan Pilot Selandia Baru: Sekolah Kosong, Layanan Publik Mati Total!

Kondisi ini dipicu oleh insiden penembakan seorang pilot helikopter asal Selandia Baru pada Agustus 2024 lalu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
istimewa
FOTO BERSAMA- Foto bersama Kadistrik Alama, Kapolsek Jila, Tokoh Agama, dan Kepala Sekolah saat menyampaikan aspirasi soal pelayanan publik di Alama, Sabtu (22/2/2025). Foto: Istimewa 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN- PAPUA.COM, TIMIKA-  Selama tujuh bulan terakhir, pelayanan publik di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengalami kelumpuhan total.

Kondisi ini dipicu oleh insiden penembakan seorang pilot helikopter asal Selandia Baru pada Agustus 2024 lalu.

Akibatnya, penerbangan pesawat terhenti, mengganggu seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Pelayanan publik pemerintahan dan kegiatan belajar-mengajar di sekolah tidak berjalan normal.

Warga kesulitan mendapatkan bahan makanan dan terpaksa mengandalkan hasil kebun untuk bertahan hidup.

Baca juga: Kadistrik Jila Belum Terima Informasi dari KPU Soal TPS Distrik Alama Dipidahkan ke Wilayahnya

Kepala Distrik Alama, Ruben Dolame, mengungkapkan, bahwa situasi ini telah dibahas bersama Kapolsek dan tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi.

"Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah Mimika, termasuk Penjabat Bupati dan Penjabat Sekretaris Daerah, agar segera ditindaklanjuti," ujar Ruben di Jalan Cendrawasih, Timika, Sabtu (22/2/2024).

Salah satu poin penting dalam diskusi tersebut adalah permintaan agar penerbangan pesawat ke Alama segera diaktifkan kembali.

 "Besok (Senin) kami akan menyampaikan hal ini kepada Pemda Mimika," tegasnya.

Sementara Tokoh Agama, Pdt Johni Kemong, juga mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan.

"Kami meminta agar pesawat bisa terbang ke Alama. Kondisi ini membuat kehidupan masyarakat semakin terpuruk," ucapnya.

Baca juga: Jenazah Pilot Glen Malcolm Conning Ditembak OPM di Distrik Alama Diberangkatkan Menuju Jakarta

Pdt. Johni menegaskan, bahwa situasi keamanan di Alama kondusif dan masyarakat siap menjamin keselamatan siapa pun yang datang.

"Pemda Mimika harus melihat kondisi ini. Kami sendiri juga terhambat untuk pergi ke sana karena tidak ada penerbangan, yang merupakan satu-satunya akses," jelasnya.

Kepala SD Inpres Bela Alama, Jopi Petrus Kelanangame, pun melaporkan bahwa kegiatan belajar-mengajar di sekolah terhenti. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved