Senin, 18 Mei 2026

RSUD Serui

RSUD Serui Akhirnya Memusnahkan Sampah Medis yang Tertumpuk 6 Bulan

Pantaun di lokasi terlihat, tempat penampungan sampah tersebut penuh dengan limbah alat kesehatan, dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap karena tertu

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-Papua.com/Marvin Raubaba
RSUD SERUI: Petugas Kebersihan di RSUD Serui melakukan pembersihan limbah B3 yang tertumpuk di RSUD Serui selama 6 bulan, Senin (31/1/2025). Sampah ini tertumpuk akibat mesin pembakar sampah rusak namun pesoalan itu telah diatasi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba

TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN – Petugas kebersihan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serui, Papua akhirnya memusnahkan limbah medis atau bahan berbahaya dan beracun (B3) yang tertumpuk 6 bulan, dengan cara dibakar menggunakan incinerator, pada Senin, (31/3/2025) kemarin.

Berdasarkan pantaun di lokasi, tempat penampungan sampah tersebut penuh dengan limbah alat kesehatan, dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap karena tertumpuk berbulan-bulan.

Baca juga: Anggota DPRP Papua Adam Arisoy Bantu Bahan Bangunan Untuk Gereja Arareni di Yapen

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius oleh Bupati Yapen Benyamin Arisoy dan Wakil Bupati Roi Palunga saat meninjau lokasi tersebut beberapa waktu lalu.

Pada kunjugan itu, kedua pemimpin daerah ini meminta agar limbah peralatan medis segera dibakar atau dimusnahkan karena sangat mengganggu kesehatan akibat telah menimbulkan aroma tidak sedap.

Baca juga: Wakil Bupati Yapen Minta OPD Saling Sinkronkan Program Pembangunan

Menindak lanjuti perintah pimpinan, Erensd Ampasoi, selaku Plt Direktur RSUD Serui langsung bergerak cepat untuk mengatasinya.

Erensd Ampasoi mengatakan selama ini pihaknya tidak melakukan pemusnahan terhadap limbah RSUD sebab alat pembakaran limbah atau incinerator rusak.

Baca juga: Ketua DPRK Yapen : Kami Akan Terus Kawal Usulan Program Dari Masyarakat

"Sehingga kerusakan alat ini menjadi pekerjaan rumah, yang dianggap selama ini dilakukan pembiaran akan mengatasi limbah alat kesehatan di RSUD Serui," kata Erensd kepada awak media, Selasa (1/4/2025).

Ia mengharapkan masyarkat yang berada di seputaran RSUD Serui, bersama sama menjaga kesehatan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Kunker ke Yapen, Adam Arisoy Temukan Ruas Jalan Trans Papua Rusak Berat Sejauh 93 Meter

Hingga saat ini, debu hasil pemusnahan limbah alat kesehatan sebanyak tiga ton yang masih tersimpan.

Manajemen RSUD akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Yapen, guna mencari solusi akan lokasi penguburan debu hasil pembakaran sampah.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved