Selasa, 19 Mei 2026

Konflik Pilkada Puncak 2024

Konflik Pilkada 2024 Kabupaten Puncak Jaya Terus Berlangsung , 50 Orang Terluka

Dalam konflik berlangsung dua hari belakangan ini sebanyak 50 warga dilaporkan luka-luka.Satu orang diantaranya terkena luka tembak dan 49 lainnya luk

Tayang:
Tribun-Papua.com/istimewa
KONFLIK DI PUNCAK JAYA: Korban saling serang antarpendukung paslon bupati dan wabup Puncak Jaya yang mengalami luka-luka saat dirawat di RSUD Mulia, Jumat (4/4/2025). Ini merupakan konflik lanjutan atas pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati pada 2024.. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, PUNCAK JAYA – Konflik antar pendukung paslon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2024 di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah masih terus berlanjut hingga saat ini.

Berdasarkan informasi yang diterima reporter Tribun-Papua.com, konflik kembali pecah pada, Kamis (3/4/2025), bermula dari pembakaran rumah milik mantan Ketua DPR Puncak Jaya Yakison Wonda sehinga terjadi aksi saling serang.

Baca juga: Puncak Jaya Menuju Damai, Pj Bupati Yopi Murib Imbau Semua Pihak Akhiri Konflik Pilkada

Bahkan hingga hari ini, Jumat (4/4/2025) konflik masih terus berlangsung antara kedua kubu di depan RSUD Mulia.

Dalam konflik berlangsung dua hari belakangan ini sebanyak 50 warga dilaporkan luka-luka.Satu orang diantaranya terkena luka tembak dan 49 lainnya luka busur panah. 

Kini para korban luka-luka masih dilakukan perawatan medis di RSUD Mulia, Puncak Jaya.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Puncak Jaya, Polisi Menduga Ada Unsur Kesengajaan

Diduga ada campur tangan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada insiden tersebut.

Data dihimpun 2 anggota OPM Puncak Jaya dengan membawa senjata laras panjang jenis SS-V1 berdiri di seberang sungai dengan menembaki aparat yang sedang melakukan pembubaran massa.

Baca juga: Prajurit TNI Malias Yikwa Dibacok OTK di Puncak Jaya Papua Tengah, Begini Kronologisnya

Beberapa anggota OPM Puncak Jaya menyusup ke dalam barisan massa aksi saling serang antar massa.

Saat ini aparat juga mengantisipasi adanya kesempatan yang dimanfaatkan oleh kelompok OPM Puncak Jaya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved