Rabu, 13 Mei 2026

Mahasiswa Mamberamo Raya

Mahasiswa Mamberamo Raya Ancam Pemerintah Untuk Salurkan Bantuan Studi

Jika tanggal yang kami mahasiswa tentukan tidak tepati maka kami kembali mobilisasi besar-besaran, akan mogok pelayanan publik pemerintahan Kabupaten

Tayang:
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/istimewa
MAMBERAMO RAYA: Mahasiswa/i Kabupaten Mamberamo Raya saat melakukan Jumpa Pers di Asrama Mahasiswa Mamberamo Raya, Kota studi Jayapura Papua, Jumat, (4/4/2025). Mereka mendesak dan mengancam pemerintah untuk segera menyalurkan bantuan pendidikan bagi mereka. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Mahasiswa/i Kabupaten Mamberamo Raya meminta pemkab setempat segera realisasikan bantuan studi bagi mereka. Demikian pernyataan mahasiswa melalui siaran pers yang diterima pada Jumat, (4/4/2025).

Aktivis Mahasiswa Mamberamo Raya, Hendrik Pitawa mengatakan bahwa coordinator pemkab yang menangani persoalan bantuan studi perlu memberikan penjelasan terkait berkas yang dikumpul sejak tanggal 23 Januari hingga 20 Februari 2025.

Baca juga: Tim SAR Cari 3 orang Tenggelam di Muara Kali Ruwai Mamberamo Raya: Satu Meninggal Dunia 

"Kami minta untuk jelaskan kepada kami mahasiswa/i Kabupaten Mamberamo Raya, sudah sampai mana proses pengumpulan berkas yang telah dilakukan,"katanya.

Mereka meminta dana itu segera dicairkan sebab saat banyak mahasiswa yang saat ini sedang mempersiapkan penyusunan skripsi maupun ujian proposal.

Baca juga: Benhur-Yeremias Menang Banyak di Mamberamo Raya, Cek Suara Mathius-Aryoko di Pilkada Papua

"Juga banyak yang mau wisuda tetapi kendala di biaya pendaftaran wisuda maka dengan itu mahasiswa tersebut diundurkan ke tahun berikutnya,"ujaranya. 

Menurut dia, pemerintah mestinya melakukan penyaluran sesuai jadwal akademik di kampus, yaitu satu tahun dilakukan dua kali pembayaran bantuan studi.

“Karenakan dalam satu tahun ada dua semester bukan satu semester,"tegasnya.

Baca juga: Pleno Rekap Suara KPU Kabupaten Mamberamo Raya, Cagub-Cawagub BTM-YB Menang Telak di 7 Distrik

Dia meminta pemerintah menaikkan nominal bantuan, sebab biaya tiap-tiap universitas berbeda-beda baik di dalam Papua maupun luar Papua.

"Antara lain sarjana strata 1 (S1) Rp10 juta, Diploma 3 (D3) Rp8 juta, studi akhir Rp15 juta,"jelasnya.

Baca juga: Dewan Adat Mamberamo Raya: KPU dan Bawaslu Harus Netral dan Fasilitasi Hak Pilih Masyarakat

Para mahasiswa ini mendesak pemerintah untuk menyalurkan bantuan pada 9 hingga 10 April 2025. Jika tidak secepat itu, mereka mengancam memblokir pelayanan pemerintah di Mamberamo Raya.

"Jika tanggal yang kami mahasiswa tentukan tidak tepati maka kami kembali mobilisasi besar-besaran, akan mogok pelayanan publik pemerintahan Kabupaten mamberamo raya,”pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved