ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

OPM Bunuh Pendulang Emas Yahukimo

Kesaksian Pendulang Korban KKB Papua di Pedalaman Yahukimo, Selamat dari Pembantaian Brutal

Polisi mendapatkan informasi resmi dari kesaksian salah satu saksi korban yang selamat dari peristiwa penyerangan dan pembunuhan oleh KKB Yahukimo.

Tribun-Papua.com/Istimewa
KORBAN KKB PAPUA - Salah satu saksi korban pendulang emas yang selamat, saat dievakuasi dari lokasi Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat, Papua Selatan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (9/4/2025).(KOMPAS.COM/Satgas Operasi Damai Cartenz) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polisi memastikan lokasi 11 orang pendulang emas yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muara Kum, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan

Pembantaian para pendulang emas oleh KKB berlangsung keji dan brutal.

Kepala Operasi Satuan Tugas Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani mengatakan, peristiwa penyerangan dan pembunuhan ini terjadi pada Minggu (6/4/2025) dan Senin (7/4/2025).

"Sebanyak 11 warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo diduga kuat menjadi korban pembunuhan KKB," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com di Jayapura, Kamis (10/4/2025).

Faizal mengakui pihaknya telah mendapatkan informasi resmi dari kesaksian salah satu saksi korban yang selamat dari peristiwa penyerangan dan pembunuhan tersebut.

"Kami mendapatkan informasi dari salah satu saksi korban yang selamat yang kini menyelamatkan dirinya di Kampung Mabuk, Distrik Korowai, Kabupaten Asmat, Papua Selatan," ujarnya.

Baca juga: TNI Murka! Sebut Klaim KKB Papua soal 11 Prajurit Gugur di Yahukimo Hoaks dan Bagian dari Propaganda

Komandan Distrik Militer (Dandim), Letnan Kolonel (Letkol) Inf Tommy Yudistyo, membenarkan bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pendulang emas di wilayah perbatasan Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Asmat pada Minggu (6/4/2025). 

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

"Untuk jumlah korban kurang lebih 11 orang," ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/4/2025).

OPM bertanggung jawab

Diberitakan sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) - Organisasi Papua Merdeka (OPM) memngeklaim telah membunuh 11 orang pendulang emas di pedalaman Yahukimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa menggemparkan ini dilaporkan Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak kepada Markas Pusat Komnas TPNPB, dan diterima Juru Bicara OPM, Sebby Sambom, Selasa (8/4/2025) malam.

Elkius Kobak dalam laporannya menyebut pasukannya telah membantai 11 pendulang emas yang dituding sebagai anggota militer pemerintah Indonesia. 

Para korban dituduh melakukan penyamaran.

Sebby Sambom dalam keterangannya kepada Tribun-Papua.com, menyebut aksi pembantaian oleh TPNPB-OPM dilancsarkan selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 April 2025.

Operasi dilancarkan Elkius Kobak cs dengan bantuan PNPB Kodap III Ndugama Derakma.

Baca juga: 11 Penambang Emas Dibantai OPM, Puluhan Pekerja Lari ke Hutan Yahukimo: Ini Identitas Korban Selamat

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved