Uncen Jayapura
Peserta UTBK SNBT Uncen 2025 Naik 30 Persen Dibanding Tahun 2024
jumlah peserta UTBK tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2024 jumlah peserta hanya sekitar 600 orang, sedangkan tahun ini
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, resmi menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dalam rangka penerimaan manahsiswa baru tahun 2025, Rabu (23/4/2025).
Ujian tersebut dilangsungkan di Kampus Uncen Waena, Kota Jayapura, dan tersebar di berbagai daerah mitra lainnya di Papua.
Baca juga: Tanggapan Uncen Terkait Isu 109 Mahasiswa Kedokteran yang Hendak Dikeluarkan
“Kami menyelenggarakan ujian ini tidak hanya di Jayapura, tetapi juga di sejumlah daerah mitra di Papua.” ujar Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Uncen, Dr. Drik Runtuboy, S.Pd., M.Kes.
Dr. Runtuboy menyebutkan bahwa jumlah peserta UTBK tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2024 jumlah peserta hanya sekitar 600 orang, sedangkan tahun ini tercatat 780 peserta atau terjadi peningkatan 30 persen.
Baca juga: Dari 1.074 Calon Mahasiswa, Uncen Nyatakan 848 Lolos Seleksi Jalur Siswa Berprestasi
Penyebaran peserta UTBK meliputi beberapa kabupaten dan kota yaitu Mimika, Nabire, Biak, Jayapura, Wamena dan Serui. Pelaksanaan ujian dilakukan dengan waktu yang berbeda di setiap wilayah.
Di Jayapura dan Mimika ujian berlangsung selama empat hari. Sementara di Biak dan Wamena tiga hari, dan di Serui serta Nabire hanya satu hari, tepatnya pada 25 April.
Baca juga: Wow 109 Mahasiswa Kedokteran Uncen Hendak Dikeluarkan Sepihak Oleh Pihak Fakultas
Hasil ujian sendiri dijadwalkan akan diumumkan pada awal Mei 2025. Pengumuman akan dilakukan setelah rapat nasional bersama Kementerian. UTBK ini merupakan bagian dari jalur nasional tanpa sistem afirmasi khusus.
“Penilaian dalam jalur ini murni berdasarkan hasil tes, tidak ada intervensi kuota atau jalur khusus lainnya proporsi penerimaan dari jalur SNBT ini sekitar 40 persen dari total daya tampung Uncen,” katanya.
Baca juga: Organisasi Kemahasiswaan dan Mahasiswa Pertambangan Uncen Buka Puasa Bersama PT Freeport Indonesia
Dalam UTBK, peserta diuji kemampuan skolastiknya. Soal yang diujikan lebih menekankan pada potensi akademik dan Bahasa Inggris. Mayoritas soal memang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar dan logika berpikir.
Sementara terkait sistem pengawasan, Uncen tetap mengacu pada standar nasional.
“Kami menerapkan SOP yang disepakati secara nasional. Ada juga tim dari pusat yang hadir untuk melakukan evaluasi langsung,” ujarnya.
Baca juga: Empat Mahasiswa Asal Mapia Wisuda di Uncen, Gelar Syukuran di Sekretariat Rpm Simapitowa
Setelah ujian selesai, peserta dan pengawas dapat memberikan masukan melalui sistem barcode. “Feedback dari peserta dan pengawas sangat penting dan nantinya akan dibahas dalam evaluasi tingkat nasional,” jelasnya.
Uncen juga akan membuka jalur mandiri setelah UTBK dan biasanya dilakukan pada pertengahan Mei. Ia mengingatkan peserta tetap mengikuti prosedur dengan jujur dan tertib.
“Kami juga terus memantau kemungkinan anomali. Misalnya, ada peserta yang memilih lokasi tes di luar domisilinya hanya untuk kepentingan tak wajar. Ini menjadi perhatian serius panitia,” pungkasnya. (*)
Rektor Uncen Jayapura
Mahasiswa Uncen Berprestasi
Universitas Cendrawasih (Uncen)
Penerimaan Mahasiswa Uncen
Penerimaan Mahasiswa Baru
Mahasiswa Uncen 2025
Drik Runtuboy
Dr Drik Runtuboy
| Kecewa Karena Pengelolaan Dana Tak Terbuka, Mahasiswa Uncen Palang Gerbang FH |
|
|---|
| Gen-Z FKM Uncen Belajar Promosi Kesehatan Digital di Tribun-Papua.com |
|
|---|
| Ketua Senat Uncen Tekankan Adaptasi Cepat bagi Ribuan Wisudawan Periode VI 2025 |
|
|---|
| Inovasi Lampu Celup Dongkrak Wisata Mancing di Kampung Tablasupa |
|
|---|
| Bupati Biak Numfor dan Rektor Uncen Bahas Peningkatan PSDKU |
|
|---|
