Rabu, 8 April 2026

dinkes kota jayapura

Ispa Tinggi di Kota Jayapura, Dinkes Ajak Masyarakat Manfaatkan Pkm yang Buka Hingga Malam

Pemkot Jayapura berharap dengan kebijakan ini masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga keseha

Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring
ISPA KOTA JAYAPURA: Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari saat diwawancarai Tribun-Papua.com, di Kantor Wali Kota Jayapura Kamis (8/5/2025). Ia mengajak masyarakat memanfaatkan pelayanan di puskesmas yang sudah buka hingga pukul 10 malam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Papua mencatat jumlah kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah setempat mencapai 21.141 kasus hingga akhir 2024.

Kasus ini tersebar di 5 distrik di Kota Jayapura dan pemerintah setempat terus mengimbau masyarakat untuk tidak merokok serta menjaga pola hidup sehat guna mengurangi resiko penyakit.

Baca juga: Kota Jayapura Darurat HIV/AIDS, Jumlah Penderita Tertinggi di Papua: Tembus 8.864 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari menjelaskan, bahwa peningkatan kasus ISPA dipicu oleh paparan asap rokok yang mengandung bahan kimia asetaldehida serta perubahan cuaca yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

"Penyakit ISPA ini disebabkan oleh virus bakteri atau jamur yang dapat menyerang saluran pernafasan bagian atas dan bawah seperti hidung tenggorokan dan paru-paru, untuk itu saya juga minta khususnya bagi pengendara motor agar selalu menggunakan masker guna menghindari paparan debu serta menjaga pola makan sehat agar daya tahan tubuh tetap kuat," jelasnya kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura Kamis (8/5/2025).

Baca juga: Muhammad Syahrul Khair Resmi Dilantik Sebagai Ketua IPPAT Kota Jayapura

Menurutnya, angka ini cukup terbilang tinggi, untuk itu ia meminta seluruh warga Kota Jayapura harus waspada terhadap penyakit ini. Apalagi penyakit ini menyerang setiap orang yang daya tahan tubuhnya rendah atau kurang fit.

Ia mengajak masyarakat yang mengalami gejala ISPA untuk datang ke Puskesmas (Pkm) terdekat tanpa langsung ke rumah sakit, sebab pelayanan Pkm di Kota Jayapura telah diperpanjang hingga pukul 10 malam.

Baca juga: Wali Kota Jayapura Imbau Tiap Pedagang Car Free Day Sediakan Tong Sampah

Pemkot Jayapura berharap dengan kebijakan ini masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan guna mengurangi kasus ISPA di masa mendatang.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved