Rabu, 29 April 2026

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 332: Soal 4

Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332 Penilaian Pengetahuan Soal 4.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI SISWA BELAJAR - Foto dokumen siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332 Penilaian Pengetahuan Soal 4. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332 Penilaian Pengetahuan Soal 4.

Sebelum melihat kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332, siswa dapat terlebih dahulu mengerjakan soalnya sendiri.

Kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332 ini hanya sebagai referensi atau panduan siswa dalam belajar.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 332: Soal 3

Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020.
ILUSTRASI SISWA BELAJAR - Foto dokumen siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332 Penilaian Pengetahuan Soal 4. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Penilaian Pengetahuan

4. Peran organiasi hawalib di Sumatra telah ikut berperan dalam mencerdas masyarakat Sumatra. 

Coba kemukakan peran organisasi hawalib dalam membangun Nasionalisme ke Indonesiaan!

Jawaban

4.  Peran hawalib, sebagai perguruan telah banyak membuahkan hasil. 

Pertama, sebagai pelopor yang mengubah sistem pengajian surau menjadi sekolah agama. 

Kedua, berhasil memasukan mata pelajaran umum ke dalam sekolah agama. 

Ketiga, murid-murid dan lulusannya semua berjiwa revolusioner, mempunyai kebebasan berpikir, bebas berjalan sendiri asal tidak menyimpang dari Al Qur’an dan sunah.

Keempat, banyak menghasilkan murid yang lebih pandai daripada guru. 

Kelima, dalam kelas dan ruangan-ruangan diskusi, murid-murid selalu menghidupkan suasana bantah-membantah, muzakarah, munadzarah.

Keenam, mereka tidak terikat terhadap mazhab fikih. Mereka mempelajari mazhab yang empat, tetapi mengamalkan yang sesuai dengan Al Qur’an dan hadis.

Ketujuh, membuka mata umat Islam Sumatra terhadap buku-buku atau kitab-kitab hasil karya ulama-ulama Islam modern. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved