Sabtu, 9 Mei 2026

Info Papua Selatan

Mendaftar sebagai Calon Sekda Papua Selatan, Putra Mappi Ferdinand Kanakaimu Optimis Lolos

Dukungan penuh masyarakat adat di wilayah Papua Selatan untuk Ferdinand menjabat sebagai sekda Provinsi Papua Selatan. 

Tayang:
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
Ferdinand Kanakaimu usai mendaftar sebagai calon Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Ferdinand Kanakaimu resmi mendaftar sebagai bakal calon Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Papua Selatan, di Merauke, Jumat (9/5/2025).

Ferdinand yang kini masih menjabat Sekda Kabupaten Mappi, diiringi tarian adat Mappi saat menuju Kantor BKPSDM Papua Selatan.

Prosesi tarian bukan hanya dilakukan oleh perwakilan suku Mappi, namun didukung oleh masyarakat suku Marind dan Asmat.

Hal itu sebagai tanda dukungan penuh masyarakat adat di wilayah Papua Selatan untuk Ferdinand menjabat sebagai sekda Provinsi Papua Selatan

Kepada wartawan, Ferdinand mengungkapkan bahwa pendaftaran dirinya sebagai calon Sekda merupakan bagian dari perjuangan untuk mempertahankan hak Orang Asli Papua (OAP) dalam birokrasi pemerintahan.

Baca juga: Korupsi Dana PAUD Papua Selatan, Kerugian Negara Rp 4,6 Miliar: Ada Istri Pejabat Tinggi Terlibat?

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Papua Selatan, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan ruang bagi kami untuk berpartisipasi," ucap Ferdinand.

Bukan hanya dari kalangan masyarakat adat, Ferdinand didukung juga oleh lembaga Masyarakat adat Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS).

Ketua Pokja Agama MRPS, Yohanes Okdinon, turut memberikan pandangan mengenai pentingnya pengisian jabatan Sekda oleh OAP sebagai bentuk penghargaan terhadap kekhususan Papua.

"Papua itu spesial, memahami Papua tidak bisa dengan pendekatan nasional semata, tetapi harus dengan pendekatan kekhususan, inilah alasan kenapa negara memberikan Otonomi Khusus kepada kita, orang asli Papua," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved