Kamis, 9 April 2026

Ikemal Papua

IKEMAL Papua Gelar Bambu Gila dan Pukul Menyapu Untuk Memperingati Hari Pattimura

Kegiatan ini juga menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus memperkokoh persatuan dan keberagaman di tanah Papua.

Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring
KAPITAN PATTIMURA: Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat foto bersama IKEMAL di Kota Jayapura usai membuka kegiatan Bambu Gila dan Pukul Menyapu pada Sabtu (10/5/2025) sore. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Pattimura di Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Papua menyelenggarakan kegiatan budaya Bambu Gila dan Pukul Menyapu dalam rangka memperingati hari Pattimura yang jatuh pada 15 Mei mendatang.

Acara ini berlangsung di taman Trisila Hamadi, Kota Jayapura dan disaksikan oleh ratusan masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian perayaan.

Baca juga: 2 Hari Perjalanan, Bupati dan Wabup Sarmi Akhirnya Kunjungi Nakes di Puskesmas Aurimi

Peringatan Hari Pattimura bertujuan untuk mengenang perjuangan Kapitan Pattimura yang memulai perlawanan terhadap penjajahan Belanda di Maluku.

Kegiatan ini juga menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus memperkokoh persatuan dan keberagaman di tanah Papua. 

Baca juga: Astra Motor Papua Tuntaskan Komplain Konsumen Dalam Waktu 1x24 Jam 

Pj Gubernur Papua Ramses Limbong dalam sambutannya mengatakan, pentingnya persatuan di tengah keberagaman dengan menyatukan berbagai latar belakang agama dan suku dalam satu tujuan bersama.

"Hari Pattimura bukan hanya peringatan sejarah tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan kita di Papua, di manapun asal kita, kita harus bangga dengan leluhur kita tetapi tetap menyatu dengan adat dan budaya Papua tanpa kehilangan jati diri," kata Ramses saat memberikan sambutan Sabtu (10/5/2025) sore.

Baca juga: Jenazah Anak Hilang di Kota Jayapura Dikembalikan ke Orang Tua, Penyebab Kematian Masih Misteri

Iya juga berharap keberagaman dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat Papua untuk bersatu dan membangun daerah bersama-sama.

Di tempat yang sama Ketua IKEMAL Papua Christian Sohilait menjelaskan bahwa selain bambu gila dan pukul menyapu, masih ada sejumlah kegiatan lain yang akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan.

Baca juga: Umat Budha di Kabupaten Mimika Sukacita Rayakan Tri Suci Waisak 2569 BE di Cetiya Giri Loka

"Jadi nanti kami juga ada kegiatan arak obor dari dosai menuju GOR melibatkan 28 anak Maluku sebagai puncak perayaan hari Pattimura," jelasnya. 

Christian juga menyebutkan bahwa meskipun tradisi pukul menyapu biasanya dilakukan 7 hari setelah lebaran Ramadan, tahun ini dikoordinasikan dengan para pemuka adat Morella agar tetap bisa ditampilkan dalam perayaan hari Pattimura.

Baca juga: Pura-Pura Tolong Korban, Pelaku Curas Bawa Kabur Motor di Sentani

Dengan semangat Pattimura yang terus hidup perayaan ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan persatuan masyarakat Maluku di Papua, sekaligus semakin mengukuhkan keberagaman sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved