Ikemal Papua
IKEMAL Papua Gelar Bambu Gila dan Pukul Menyapu Untuk Memperingati Hari Pattimura
Kegiatan ini juga menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus memperkokoh persatuan dan keberagaman di tanah Papua.
Penulis: Taniya Sembiring | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Papua menyelenggarakan kegiatan budaya Bambu Gila dan Pukul Menyapu dalam rangka memperingati hari Pattimura yang jatuh pada 15 Mei mendatang.
Acara ini berlangsung di taman Trisila Hamadi, Kota Jayapura dan disaksikan oleh ratusan masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian perayaan.
Baca juga: 2 Hari Perjalanan, Bupati dan Wabup Sarmi Akhirnya Kunjungi Nakes di Puskesmas Aurimi
Peringatan Hari Pattimura bertujuan untuk mengenang perjuangan Kapitan Pattimura yang memulai perlawanan terhadap penjajahan Belanda di Maluku.
Kegiatan ini juga menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus memperkokoh persatuan dan keberagaman di tanah Papua.
Baca juga: Astra Motor Papua Tuntaskan Komplain Konsumen Dalam Waktu 1x24 Jam
Pj Gubernur Papua Ramses Limbong dalam sambutannya mengatakan, pentingnya persatuan di tengah keberagaman dengan menyatukan berbagai latar belakang agama dan suku dalam satu tujuan bersama.
"Hari Pattimura bukan hanya peringatan sejarah tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan kita di Papua, di manapun asal kita, kita harus bangga dengan leluhur kita tetapi tetap menyatu dengan adat dan budaya Papua tanpa kehilangan jati diri," kata Ramses saat memberikan sambutan Sabtu (10/5/2025) sore.
Baca juga: Jenazah Anak Hilang di Kota Jayapura Dikembalikan ke Orang Tua, Penyebab Kematian Masih Misteri
Iya juga berharap keberagaman dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat Papua untuk bersatu dan membangun daerah bersama-sama.
Di tempat yang sama Ketua IKEMAL Papua Christian Sohilait menjelaskan bahwa selain bambu gila dan pukul menyapu, masih ada sejumlah kegiatan lain yang akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan.
Baca juga: Umat Budha di Kabupaten Mimika Sukacita Rayakan Tri Suci Waisak 2569 BE di Cetiya Giri Loka
"Jadi nanti kami juga ada kegiatan arak obor dari dosai menuju GOR melibatkan 28 anak Maluku sebagai puncak perayaan hari Pattimura," jelasnya.
Christian juga menyebutkan bahwa meskipun tradisi pukul menyapu biasanya dilakukan 7 hari setelah lebaran Ramadan, tahun ini dikoordinasikan dengan para pemuka adat Morella agar tetap bisa ditampilkan dalam perayaan hari Pattimura.
Baca juga: Pura-Pura Tolong Korban, Pelaku Curas Bawa Kabur Motor di Sentani
Dengan semangat Pattimura yang terus hidup perayaan ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan persatuan masyarakat Maluku di Papua, sekaligus semakin mengukuhkan keberagaman sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.(*)
Tribun-Papua.com
IKEMAL Papua
Ketua Ikemal Pusat di Tanah Papua
Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal)
Christian Sohilait
bambu gila
Baku Pukul Menyapu
Ramses Limbong
Kapitan Pattimura
| IKEMAL Papua Mengukuhkan Bupati Supiori dan Bupati Biak Sebagai Upulatu |
|
|---|
| IKEMAL Biak-Supiori Gelar Puncak Peringatan Hari Pattimura ke-208 |
|
|---|
| Ketua IKEMAL Papua Ajak Warga Maluku di Biak dan Supiori Dukung Kepemimpinan Upulatu |
|
|---|
| Ikemal Papua Bagi Takjil Gratis Menyambut Hari Pahlawan Pattimura dan Wujudkan Toransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mleikemal.jpg)