Sabtu, 18 April 2026

disdukcapil jayawijaya

Pemkab Jayawijaya Segera Tarik Kembali Honorer Dukcapil Akibat Pelayanan Tersendat

Kami sudah minta agar pegawai honorer yang dirumahkan itu dipanggil kembali atau diaktifkan, hanya saja saat kami cek kepala dinasnya tak masuk kantor

|
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Huby
DISDUKCAPIL JAYAWIJAYA : Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere saat melakukan sidak di kantor Dukcapil pada Selasa (27/5/2025). Ia mengatakan pemerintah akan menarik kembali tenaga honorer yang dirumahkan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere melakukan sidak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan menemukan pelayanan tidak maksimal karena kurangnya tenaga operator komputer. 

"Saya sejak pagi sudah turun ke dinas Dukcapil, dan didapatkan ada warga yang sudah mengantri sejak kantor tersebut belum dibuka,"kata Ronny pada Selasa (27/5/2025). 

Baca juga: Bupati Biak Numfor Ganti Kepala SD Negeri Saribi Usai Viral di Media Sosial

Dikatakan padahal sejak pukul 04.00 WIT itu warga dari kampung-kampung sudah berdatangan untuk mengantre.

"Pelayanan di Dukcapil ini terganggu karena berkaitan dengan dirumahkannya 15 tenaga honorer sehingga pelayanan tak bisa dilakukan secara maksimal kepada masyarakat,"ujaranya.

Baca juga: Polres Yapen Musnahkan 983,6 Gram Ganja Milik ASR yang Diringkus 12 Mei

Ia melihat jika warga yang ingin melakukan pengurusan E-KTP, Kartu keluarga, akta nikah, akta lahir dan surat surat penting lainnya semua terhambat, masalah ini bukan baru namun sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami sudah minta agar pegawai honorer yang dirumahkan itu dipanggil kembali atau diaktifkan, hanya saja saat kami cek kepala dinasnya tak masuk kantor hampir 3 minggu, ini membuat semangat dari tenaga honorer juga tak mau kerja karena haknya belum dibicarakan dengan kepala dinas,"Jelasnya.

Baca juga: 375 P3K Kemenag Papua Dilantik Secara Daring, Kakanwil Ingatkan Bijak Bermedsos

Dia juga meminta bahwa honorer ini akan direkut kembali agar masyarakat bisa mendapat pelayanan dengan baik

"Kami ingin pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarkat ini jangan sampai terhambat seperti ini, sebab warga datang antri itu dari subuh, apalagi yang membawa anak bayi atau balita kondisi ini memprihatinkan,"tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved