Rabu, 20 Mei 2026

Info Kabupaten Jayapura

Pemkab Jayapura Bakal Dirikan Sekolah Rakyat di Kampung Kwadeware 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan mendirikan Sekolah Rakyat pada September 2025 di Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
SEKOLAH RAKYAT - Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Derek Wouw saat di wawancara disela-sela perayaan HUT Pekabaran Injil ke-97 tahun masuk di Ohei, Pulau Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Sekolah rakyat merupakan salah satu program kerja Kementerian Sosial yang ditujukan khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) itu akan segera beroperasi pada tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang.

Di Kabupaten Jayapura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan mendirikan Sekolah Rakyat pada September 2025 di Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu.

Baca juga: Penyaluran Dana Otsus di Tanah Papua Berjalan Lamban, Wamendagri Ribka Haluk Berang: Saya Kejar!

Hal itu disampaikan Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Derek Wouw disela-sela perayaan HUT Pekabaran Injil ke-97 tahun masuk di Ohei, Pulau Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, kemarin.

"Sekolah Rakyat rencana dalam tahun ini meminta dukungan kementrian September kegiatan sudah mulai berlangsung. Sekolah Rakyat sasarannya untuk anak tidak mampu," ujar Wouw.

Derek mengatakan secara teknis belum ada petunjuk resmi dari pemerintah pusat apakah siswa yang belajar dari jenjang SD, SMP, atau SMA yang akan mulai mengikuti kelas.

Baca juga: Pemerintah Pusat Pastikan Alokasi Anggaran untuk Program Sekolah Rakyat

Meski demikian sekolah itu akan dibangun berpola asrama.

"Itu jenjangnya SD, SMP, dan SMA secara teknis belum ada petunjuk resmi dari pemerintah apakah jenjangnya di mulai dari SMP yang di mulai karena sekolah Rakyat ini akan berpola asrama."

"Pembangunan awal di lakukan di daerah-daerah Toware karena tanah milik pemerintah ada di situ," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved