Minggu, 19 April 2026

Pemprov Papua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Mulai Bahas KLHS RPJMD 2025 – 2030

"KLHS bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan benar-benar berkelanjutan dan berwa

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Huby
PEMPROV PAPUA PEGUNUNGAN : Suasana saat Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar Kick-Off Meeting Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Pegunungan Tahun 2025–2030, di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Rabu (9/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar Kick-Off Meeting Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Pegunungan Tahun 2025 – 2030, di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Rabu (9/7/2025).

Gubernur Papua Pegunungan dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekda Drs. Wasuok Demianus Siep menekankan pentingnya KLHS sebagai bagian integral dari proses perencanaan pembangunan.

Baca juga: Bupati Jayawijaya Hentikan Sementara Pencairan Dana Desa Sambil Perbarui Data Kepala Kampung

"KLHS bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan benar-benar berkelanjutan dan berwawasan lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyusunan KLHS RPJMD merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang tata cara penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga: Mobil Wakil Gubernur Papua Selatan Dilempari Botol Kaca, Pelaku Digiring ke Kejaksaan

KLHS RPJMD dinilai sebagai proses sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan diterapkan. Melalui proses ini, dampak lingkungan dapat diidentifikasi serta langkah-langkah mitigasi yang tepat dirumuskan.

"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi agar KLHS RPJMD ini menghasilkan dokumen yang berkualitas, komprehensif, dan implementatif,"kata Tabo.

Baca juga: Agus Fatoni Pimpin Papua, Aliansi Pemuda: Harap Kawal Demokrasi dan PSU Pilkada Gubernur

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses pembangunan yang direncanakan ke depan dan membuka ruang partisipasi publik dalam menyampaikan masukan.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved