Rabu, 22 April 2026

PSU Pilkada Gubernur Papua

PSU Pilkada Papua: 2.875 TNI-Polri Siap Amankan Pemilihan Gubernur

Seluruh personel TNI-Polri di Papua wajib menjalankan tugas dengan profesional, menjaga netralitas, dan bertindak sesuai prosedur.

Tribun-Papua.com/Istimewa
ILUSTRASI Pilkada Gubernur Papua. Sebanyak 2.875 personel gabungan TNI dan Polri siap mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Provinsi Papua yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025. 

TRIBUN-PAPUA.COm, JAYAPURA - Sebanyak 2.875 personel gabungan TNI dan Polri siap mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Provinsi Papua yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025.

Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Cenderawasih, Makodam XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura, Senin (21/7/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rudi Purwito.

Hadir pula Danlanud Silas Papare Marsekal Muda (Marsma) TNI Moh. Mukhson, Sahli Polda Papua Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Herzoni Saragih, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan.

Baca juga: Komunitas Batak Papua Tolak Klaim Dukungan Palsu untuk Paslon 2: Kami Tetap Bersama BTM

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Rudi menyampaikan, stabilitas keamanan di Papua sangat penting dan menjadi salah satu indikator keamanan nasional.

Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan Polri menjadi kunci sukses dalam pengamanan PSU ini.

“Pengamanan PSU bukan hanya tentang menjaga keamanan fisik, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Saya tekankan agar seluruh personel, baik TNI maupun Polri, menjaga netralitas dan menjalankan tugas sesuai standar operasional yang berlaku,” tegasnya.

Rudi menekankan agar seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan profesional, menjaga netralitas, dan bertindak sesuai prosedur serta standar operasional yang telah ditetapkan.

Baca juga: PSU Pilkada Gubernur Papua: Misi Kemenangan Benhur-Constant, Kesempatan Kedua Fakhiri-Aryoko

“Kita tidak hanya bertanggung jawab atas keamanan fisik semata, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, netralitas harus dijaga dengan sekuat-kuatnya,” ujar jenderal bintang dua itu. 

Pangdam Rudi berharap, seluruh personel dapat bekerja sama secara sinergis demi kesuksesan pengamanan PSU di wilayah Papua.

"Kepada seluruh personel TNI-Polri untuk menjaga dedikasi dan soliditas selama pelaksanaan tugas, terutama mengamankan jalannya PSU di Papua," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved