BMKG Biak
BMKG Biak Imbau Masyarakat Tidak Berlebihan Panik Terkait Informasi Tsunami
tatus waspada artinya masyarakat cukup meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang berada di pesisir pantai Utara Biak hingga Supiori
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Kepala BMKG Biak Numfor, Djoko Sumardiono menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait informasi potensi tsunami yang berasal dari gempabumi berkekuatan magnitudo 8,6 di Rusia. Berdasarkan data BMKG dan gambar peta yang diterima, tsunami diperkirakan akan menjalar hingga ke wilayah pesisir Utara Biak dan Supiori.
Djoko menjelaskan, status tsunami untuk Biak dan Supiori saat ini berada pada kategori waspada, yang merupakan level paling rendah dalam sistem peringatan dini tsunami. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan.
Baca juga: BMKG Papua-BPBD Gerak Cepat Pastikan Warga Terima Informasi Tsunami
“Status waspada artinya masyarakat cukup meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang berada di pesisir pantai Utara Biak hingga Supiori. Tidak perlu panik, namun tetap memperhatikan situasi di sekitar,” ujar Djoko saat dikonfirmasi di Biak, Selasa (30/7/2025).
Diperkirakan gelombang tsunami dengan ketinggian sekitar 0,5 meter akan mencapai wilayah Biak dan Supiori pada pukul 16.21 WIT (Waktu Indonesia Timur).
Baca juga: BPBD Imbau Warga Youtefa di Kota Jayapura Mengungsi Antisipasi Tsunami
Djoko mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk mengambil langkah-langkah antisipatif baik evakuasi, himbauan dan langkah strategis lainnya.
Djoko menyebut bahwa untuk wilayah Supiori, Kepala BPBD setempat sudah mengimbau masyarakat yang berada di pesisir pantai utara agar sementara waktu menjauh dari pantai.
Baca juga: BREAKING NEWS: BMKG Imbau Warga Pesisir Papua Waspada, Potensi Tsunami Diprediksi Pukul 16.30 WIT
“Langkah himbauan dan evakuasi sementara sudah dilakukan BPBD Supiori untuk menjauhkan warga dari kawasan pesisir, demi keamanan bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Djoko mengatakan bahwa hingga saat ini berdasarkan data yang diterima tidak ada gempa susulan yang terdeteksi. Namun demikian, karena gelombang tsunami masih dalam perjalanan, masyarakat diminta tetap waspada.
Baca juga: BREAKING NEWS: BMKG Imbau Warga Pesisir Papua Waspada, Potensi Tsunami Diprediksi Pukul 16.30 WIT
Pihaknya juga telah menyampaikan informasi resmi ini kepada BPBD dan akan diteruskan oleh BPBD kepada Bupati setempat untuk mendukung pengambilan langkah-langkah strategis di lapangan.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti. Ikuti arahan resmi dari BPBD atau aparat setempat,” tandasnya
Baca juga: 7 Daerah di Papua Masuk Peringatan Tsunami BMKG
BMKG akan terus memantau perkembangan dan segera menginformasikan jika ada perubahan situasi.(*)
| Transformasi BKKBN Papua Menjadi Kementerian Perluas Jangkauan Kebijakan |
|
|---|
| Kepala BPP-KAD Papua Pegunungan Tuntut MRP Segera Minta Maaf Soal Keributan di Kantor Gubernur |
|
|---|
| MRP Ribut di Kantor Gubernur Papua Pegunungan Soal Anggaran, Ini Penjelasan Kepala BPP-KAD |
|
|---|
| Pernyataan Saiful Mujani Soal Prabowo Disebut Pembodohan Publik |
|
|---|
| 8 Ketua DPC Hanura Papua Pegunungan Kompak Tolak Senius Hilapok, Ajukan Mosi Tidak Percaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dasdaasza.jpg)