Minggu, 17 Mei 2026

Papua Tengah

Gubernur Meki Nawipa Minta ASNnya Bangun Sistem Deteksi Serangan Siber

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandar Lama,

Tayang:
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
PEMPROV PAPUA TENGAH - ASN saat mendengar materi pada sosialisasi penguatan ekosistem keamanan siber dan sandi, yang dilaksanakan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire, Selasa, (29/7/2025). Kegiatan ini melibatkan staf kominfo dari kabupaten-kabupaten di provinsi tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua Tengah, bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar sosialisasi penguatan ekosistem keamanan siber dan sandi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandar Lama, Jalan Jenderal Sudirman No. 1, Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Selasa, (29/7/2025).

Baca juga: Kapospol Airu Pastikan Situasi Kondusif, Lalin Jayapura - Wamena Lancar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan, bentuk kehadiran negara yang nyata dalam menjaga kedaulatan ruang siber dari pusat hingga ke daerah, termasuk di Tanah Papua yang kini tengah membangun diri sebagai provinsi baru.

Menurut dia, transformasi digital juga merupakan sebuah keniscayaan yang perlu didalami secara baik. Sebab saat ini hampir semua sektor kehidupan bergantung pada teknologi informasi, mulai dari pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Baca juga: BPS: Tanah Papua Masuk Kategori Tingkat Kemiskinan Terendah se-Indonesia

Namun, seiring dengan itu, potensi ancaman dan kerawanan siber juga terus meningkat mulai dari kebocoran data, penyalahgunaan informasi, hingga serangan terhadap infrastruktur digital vital.

Oleh sebab itu, untuk membangun ekosistem keamanan siber dan persandian yang kuat, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga tugas seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Baca juga: Papua Tengah Gandeng BSSN Tingkatkan SDM ASN Cegah Serangan Siber

"Dengan demikian, kegiatan ini merupakan, momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pusat, dan daerah dalam menghadapi tantangan siber yang semakin kompleks," kata Meki dalam sambutanya yang diperoleh Tribun-Papua.com.

Meki berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran, dan literasi siber di kalangan aparatur pemerintahan daerah, agar kemudian mereka bisa mengembangkan kemampuan teknis, dan kebijakan terkait keamanan informasi dan persandian.

Baca juga: Staf Ahli Gubernur Papua Minta Masyarakat Stop Sebar Ujaran Kebencian Jelang PSU

“Kemudian, bisa mendorong terbangunnya sistem deteksi, dan respons insiden siber yang adaptif, maupun kolaboratif,” ujarnya.

Papua Tengah sebagai provinsi baru, memerlukan dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk dalam hal membangun arsitektur keamanan informasi yang terintegrasi.

Baca juga: BMKG: Hari Ini Seluruh Wilayah Mimika Berawan

"Untuk itu, kami siap berkolaborasi aktif dengan BSSN dan mitra strategis demi mewujudkan ruang digital yang aman, produktif, dan berkelanjutan di wilayah ini," katanya.

Ia mengimbau semua ASN yang terlibat sosialisasi, memanfaatkan pengalaman dan materi yang diterima dalam pelayanan kepada masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved