KPA Papua Tengah
Disdik-KPA Papua Tengah Desain Modul Pencegahan AIDS Bagi Pelajar
Untuk itu, kami telah bersepakat akan berkolaborasi, memberantas kasus HIV-AIDS secara bersama," ujar Freny kepada awak media, termasuk Tribun-
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bertemu pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Papua Tengah, untuk membahas ancaman kasus HIV-AIDS di provinsi ini.
Pertemuan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Pepera, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.
Baca juga: KPU Kabupaten Jayapura Selesaikan Rekapitulasi Suara PSU Pilkada 8 Distrik
Ketua KPA Papua Tengah, Freny Anouw mengatakan, dalam penanganan kasus ini, pihaknya membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Sementara menurut Freny, kedatangan mereka juga disambut baik oleh dinas tersebut.
"Untuk itu, kami telah bersepakat akan berkolaborasi, memberantas kasus HIV-AIDS secara bersama," ujar Freny kepada awak media, termasuk Tribun-Papua.com, Senin, (11/8/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS: Massa Geruduk Kantor Gubernur Papua, Tuntut Netralitas ASN dan Polri di PSU Pilkada
Selain itu Freny bilang, pada 23 Agustus, mereka juga akan bertemu dengan pihak Dikti untuk membahas materi pembuatan modul bahaya dan pencegahan HIV, yang akan dibagikan ke sekolah-sekolah.
"Jadi nanti kita akan susun secara bersama, dan menerbitkan module ini, agar anak-anak sekolah dapat materi dengan baik," jelasnya.
Sementara, untuk penerapan modul sendiri, akan dijalankan pada 2026 mendatang.
Baca juga: Bupati Kepulauan Yapen Tunjuk Harold Wenno Sebagai Plt Sekda Menggantikan Erny
"Ini bakal dimasukan di pelajaran muatan lokal, atau bimbingan konseling, agar itu bisa disampaikan kepada semua pelajar, maupun mahasiswa," tandansya
Selain itu lanjut Freny, Kepala Dinas Pendidikan juga sebagai Ketua TP-PKK Papua Tengah, untuk itu sosialisasi bahaya penyakit ini, akan diteruskan ke seluruh PKK kabupaten di provinsi ini.
Baca juga: 166 CPNS Nabire Formasi 2024 Terima SK, Bupati Mesak Magai: Jangan Pamalas
"Supaya sosialisasi yang dilakukan, dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan baik," pungkasnya.
Dengan berbagai upaya, dia berharap peran semua pihak dalam memerangi bahaya penyakit ini.
Perlu diketahui, saat ini jumlah penderita HIV-AIDS di Papua Tengah, sudah mencapai 23.188 kasus.
Baca juga: PSU Pilkada Gubernur Papua: 1.802 Pemilih di Empat TPS Kabupaten Jayapura Berpotensi Pilih Ulang
Angka-angka ini terbagi dari sejumlah daerah yakni, Kabupaten Nabire, 10.705 kasus, Mimika, 8.021 kasus, Paniai, 2.480 kasus.
Lalu disusul lagi oleh Puncak Jaya, 949 kasus, Dogiyai, 689 kasus, Deiyai, 263 kasus, dan Puncak, 67 kasus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sdadsdada.jpg)