Jumat, 1 Mei 2026

TSE Group Peduli

Nakes TSE Group Lawan Hambatan Demi Jangkau Warga Pedalaman

Hari itu, puluhan masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa berdatangan sejak pagi

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-Papua.com/TSE Group
TSE – Tenaga kesehatan dari Klinik Tunas Sawa Erma (TSE) Group saat memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – Di balik lebatnya hutan Papua, ada cerita tentang ketulusan yang tak banyak terdengar. 

Cerita tentang para perawat dan dokter atau Tenaga Kesehatan (Nakes) Klinik Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang menembus jarak dan keterpencilan daerah, untuk menghadirkan kesembuhan bagi warga di pedalaman Papua. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Belasan Narapidana Kabur Lagi dari Lapas Nabire Papua Tengah

Pengabdian mereka bukanlah hal baru, tetapi menjadi semakin nyata dalam Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan program CSC (Corporate Social Contribution) yang digelar pada Selasa (20/9/2025) lalu di Camp HTI, Distrik Jair, Boven Digoel.

Hari itu, puluhan masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa berdatangan sejak pagi, menantikan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan klinik perusahaan. Bagi masyarakat, akses dalam mendapatkan layanan kesehatan adalah sebuah perjuangan. Jarak tempuh yang jauh dan biaya transportasi seringkali menjadi penghalang.

Baca juga: Lebih dari Vaksin Gratis, Dog Lovers Papua Desak Inklusivitas Perlindungan Hewan di Hari Rabies

“Ini adalah panggilan jiwa bagi kami. Melihat senyum lega dan harapan di mata mereka, itu yang menguatkan kami,” ujar Markus Moat, salah satu mantri senior Klinik TSE Group yang telah bertugas selama 20 tahun.

Ia juga menambahkan bahwa “Tantangan terbesar adalah medan dan komunikasi, tetapi semua terbayar ketika kita bisa membantu mengatasi keluahan penyakit yang masyarakat rasakan.”

Baca juga: PKK Papua Motivasi Pelajar Sarmi Hindari Kawin Muda

Beberapa masyarakat daerah terpencil hampir di seluruh Papua, tidak begitu fasih menggunakan bahasa Indonesia, sehingga menyulitkan komunikasi dalam pelayanan.

Dalam pelayanan kesehatannya dr. Wulan In Suci Eman Mandasari dan perawat lainnya juga melakukan pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tekanan darah, konsultasi kesehatan, dan memberikan pengobatan sesuai diagnosis. 

Baca juga: Puncak Jaya Borong Juara di Kejurnas Motoprix, Diben Harap Support Pemda

Penyakit seperti malaria, infeksi saluran pernapasan, dan masalah kulit menjadi keluhan yang paling umum ditemui. Setiap pasien mendapat perhatian penuh, mendengarkan cerita mereka tentang gejalanya, kemudian diberikan sejumlah obat-obatan.

Ibu Mariche Renggam, seorang ibu paruh, mengantre dengan anaknya yang demam. “Menurut saya kegiatan ini sangat baik ya, saya berharap kegiatan seperti ini akan terus ada, karena biasanya kalau kami pergi berobat ke puskemas itu jauh sekali. Terima kasih banyak untuk dokter dan perawat perusahaan,” ungkapnya.

Baca juga: Bupati dan Masyarakat Biak Lepasliar Ratusan Tukik

Kehadiran Klinik TSE Group di wilayah operasional perusahaan bukan sekadar kewajiban, tetapi telah menjadi komitmen untuk turut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekitar. Klinik ini beroperasi penuh untuk melayani tidak hanya karyawan perusahaan tetapi juga warga di sekitarnya. Bakti sosial seperti ini adalah bentuk perluasan dari pelayanan rutin yang mereka jalankan setiap hari.(*Humas)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved