Sabtu, 25 April 2026

Info Papua Pegunungan

Jaringan Internet Superlelet di Papua Pegunungan, Paskalis Kossay Serukan Provider Lain Masuk

Hal ini membuat masyarakat berang terhadap layanan Telkomsel, sebagai provider tunggal di tanah Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
ILUSTRASI - Tower milik PT Telkom di wilayah Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Jaringan internet kembali buruk di Wamena dan wilayah lainnya di Provinsi Papua Pegunungan.

Hal ini membuat masyarakat berang terhadap layanan Telkomsel, sebagai provider tunggal di tanah Papua.

Sebab, di era digital saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan utama masyrakat.

Selain sebagai hiburan, internet juga sangat t dibutuhkan untuk mempermudah pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Apalagi di wilayah Papua Pegunugan yang tergolong jauh dari akses memadai.

Politisi senior Papua, Paskalis Kosay mengatakan, jaringan internet di Wamena Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan permasalahannya cukup serius.

Baca juga: Kabel Optik Telkom di Merauke Rusak Lagi, Pedagang Online hingga Ojol Menjerit

Di kota-kota besar, jaringan internet dipakai sebagai sarana penghasilan ekonomi rumah tangga.

Menurutnya, agar bisa mengakses internet, tentunya dibutuhkan provider internet yang menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan akan internet tiap tahun di Indonesia terus meningkat.

"Laporan dari We Are Social, jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 213 juta orang per Januari 2023. Jumlah ini setara 77 prosen dari total populasi Indonesia 276, 4 juta orang awal tahun 2023," katanya kepada Tribun-Papua.com, Rabu, (10/1/2023).

Di tengah kebutuhan layanan internet yang terus meningkat tersebut, ternyata layanan internet di Wamena ibu kota Provinsi Papua Pegunungan ini sangat buruk adanya.

"Masyarakat tidak dapat mengakses layanan dengan baik karena jaringannya sangat buruk. Kondisi ini terus berlangsung selama bertahun-tahun, namun pihak provider sepertinya tidak peduli dengan kondisi ini," ujarnya.

Politisi senior Papua, Paskalis Kossay.
Politisi senior Papua, Paskalis Kossay. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Kata Kosay, masyarakat di Wamena selaku pengguna jasa internet, sudah seringkali melalukan aksi protes kepada pihak manajemen Telkomsel selaku provider, namun tidak ada tanda-tanda perbaikan jaringan internet di kota ini.

"Akibatnya banyak mengalami kerugian bagi semua jenis pekerjaan yang berbasis internet maupun telpon seluler yang menggunakan layanan telkomsel," katanya.

Dikatakan, kondisi ini sangat memprihatinkan bagi semua pihak pengguna layanan internet di Kota Wamena.

Apalagi, kata Kosay, saat ini Wamena sudah menjadi pusat pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, seharusnya layanan internet sudah harus menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved