Selasa, 19 Mei 2026

Pemkab Biak Numfor

Program MBG Jangkau Ribuan Pelajar di Kabupaten Biak Numfor Papua

Saat ini, baru tiga posyandu yang telah mendapatkan manfaat MBG, dengan jumlah penerima sekitar 300 orang. 

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
PROGRAM MBG - Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, diwawancarai Tribun Papua di ruang kerjanya di Biak, Selasa (27/1/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Sembilan dapur tersebut melayani 88 satuan pendidikan dari total 380 sekolah, termasuk PAUD, yang tersebar di berbagai distrik di wilayah tersebut
  • Penerima manfaat program MBG dari kalangan peserta didik telah mencapai sekitar 13 ribu siswa, dari total kurang lebih 43 ribu siswa di Kabupaten Biak Numfor.

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, terus menunjukkan perkembangan positif dengan semakin meluasnya cakupan penerima manfaat, baik di satuan pendidikan maupun layanan posyandu.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, mengatakan, saat ini terdapat sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di wilayah Biak Numfor. 

Sembilan dapur tersebut melayani 88 satuan pendidikan dari total 380 sekolah, termasuk PAUD, yang tersebar di berbagai distrik di wilayah tersebut.

“Per hari ini sudah ada sembilan SPPG yang beroperasi di Biak. SPPG kesembilan, yakni SPPG Sorido II, mulai beroperasi pada 29 Januari 2026,” kata Kamaruddin yang juga adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di ruang kerjanya di Biak, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Pemkab Biak Numjfor Raih Peringkat Terbaik Pelaporan Keuangan Tahun 2025

Dengan jumlah tersebut, kata Kamaruddin, penerima manfaat program MBG dari kalangan peserta didik telah mencapai sekitar 13 ribu siswa, dari total kurang lebih 43 ribu siswa di Kabupaten Biak Numfor.

"Artinya, sekitar 30 persen siswa di Biak Numfor telah menerima manfaat program makan bergizi gratis," ujarnya. 

Selain menyasar anak sekolah, program MBG juga telah menjangkau kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui layanan posyandu.

Saat ini, baru tiga posyandu yang telah mendapatkan manfaat MBG, dengan jumlah penerima sekitar 300 orang. 

Meski masih terbatas, Kamaruddin memastikan jumlah tersebut akan terus meningkat di tahun 2026.

 Untuk memperluas jangkauan layanan, khususnya di wilayah terluar dan terpencil, pemerintah daerah tengah memproses pembangunan 11 dapur SPPG.

Dari jumlah tersebut, sembilan dapur dibangun di Distrik Aimando dan Kepulauan Padaido, sementara masing-masing satu dapur berada di Distrik Bondifuar dan Pulau Numfor.

Seluruh dapur tersebut saat ini masih dalam tahap progres pembangunan.

“Kalau dapur SPPG daerah terpencil ini sudah selesai dibangun, akan disewa oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Selanjutnya BGN akan melelang kepada mitra yang akan mengelola dapur tersebut,” kata Kamaruddin.

Di Pulau Numfor sendiri, saat ini telah beroperasi satu dapur SPPG mandiri yakni SPPG Kornasoren serta satu dapur SPPG daerah terpencil di Kampung Pakreki.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved