Kamis, 14 Mei 2026

PT Freeport Indonesia

Insiden Penembakan di Area Tambang Grasberg, Satu Karyawan Freeport Tewas

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, membenarkan adanya insiden tersebut.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
ILUSTRASI TAMBANG FREEPORT - Tim penyelamat bekerja keras di tambang bawah tanah GBC Freeport Indonesia. Proses pembuatan lubang vertikal tambahan dari level Pengangkutan menuju ke level Servis di atasnya dengan mesin raisebore. Level Servis merupakan lokasi perkiraan keberadaan karyawan. (DOK. FREEPORT) 
Ringkasan Berita:
  • Korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Simson Mulia (48).
  • Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, membenarkan adanya insiden tersebut.
  • Pihak perusahaan menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu karyawan mereka dalam kejadian tersebut.

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA — Insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di area tambang terbuka Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

Peristiwa yang terjadi pada pukul 08.30 WIT tersebut menyebabkan satu orang karyawan PT Freeport Indonesia meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Simson Mulia (48).

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, membenarkan adanya insiden tersebut.

Baca juga: YPMAK Gandeng 4 Akuntan Publik Demi Pastikan Dana Kemitraan Freeport Tepat Sasaran

Pihak perusahaan menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu karyawan mereka dalam kejadian tersebut.

"Akibatnya, satu orang rekan karyawan atas nama Simson Mulia, usia 48 tahun, meninggal dunia dalam kejadian tersebut," ujar Katri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu sore.

Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen perusahaan kini berfokus memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Terkait aspek keamanan, Katri menegaskan pihak Freeport terus menjalin koordinasi intensif dengan aparat keamanan pemerintah.

Baca juga: WVI dan Freeport Perkuat Tata Kelola TPPS demi Atasi Stunting di Kota Dolar Mimika

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti insiden tersebut sekaligus memastikan terciptanya situasi yang aman dan kondusif di area operasional.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami," pungkas Katri. (*)

Berita ini dioptimasi dari kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved