Jumat, 10 April 2026

Kota Jayapura

Wali Kota Jayapura Minta 14 Kampung Manfaatkan Peluang Program Makan Bergizi Gratis

Sosialisasi yang berlangsung pekan ini, bertujuan memperkuat kemitraan pelaku ekonomi di kampung dengan lembaga teknis terkait, dalam pelaksanaan prog

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Huby
Suasana Pejabat Walikota saat menyampaikan pidatonya di dalam sosialisasi ketahanan pangan untuk 14 kampung 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), menggelar sosialisasi ketahanan pangan untuk 14 kampung, dalam rangka pelaksanaan program makan siang bergizi gratis.

Sosialisasi yang berlangsung pekan ini, bertujuan memperkuat kemitraan pelaku ekonomi di kampung dengan lembaga teknis terkait, dalam pelaksanaan program ketahanan pangan, guna mendukung makan bergizi gratis di Kota Jayapura. 

Baca juga: Kapendam Cenderawasih Sebut Narasi “TNI Diduga Terlibat Bom Kantor Jubi” Terlalu Dini

Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait dalam sambutannya mengatakan, semua kampung punya potensi untuk ketahanan pangan.

"Silahkan potensi-potensi itu dikembangkan, sehingga kita sendiri yang mendukung anak-anak kita dalam program makan siang bergizi. Jadi bahanya tidak lagi diambil dari luar Kota Jayapura, karena potensi yang melimpah ada di 14 kampung,” katanya.

Baca juga: Yan Mandenas Tinjau Aktivitas PLBN Skouw, Mathilda Pusung: Kami Siap Meningkatkan Sinergitas

Dengan adanya sosialisasi ini, wali kota berharap ada pemahaman dari aparatur kampung, Bumkam dan Bamuskam serta pelaku ekonomi, bahwa ada peluang pasar yang tersedia. 

"Oleh sebab itu, membangun ketahanan pangan lewat dana 20 persen tersebut, bisa memberi dampak kepada pertumbuhan ekonomi, sebab konsumennya sudah disediakan oleh pemerintah, yaitu anak-anak sekolah dalam program makan siang gratis,” katanya. 

Baca juga: Anggota DPR RI Yan Mandenas Kunjungi PLBN Skouw Jayapura, Bahas Pengawasan Orang Asing

Menurut dia, ada dua peluang yang didapatkan dari Bumdes atau pemerintah kampung, bahwa pangsa pasarnya adalah program makanan bergizi dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lainnya.

Untuk itu dirinya berharap pemerintah kampung bersama kelembagaan yang ada di kampung, menyambut program kementerian desa tersebut, untuk membangun ekonomi lewat peluang pasar yang disiapkan. 

Baca juga: KKB Papua Klaim Curi Dua Senjata Api Milik Polri di Puncak Jaya, Brigjen Faizal Ramadhani: Itu Hoaks

"Manfaatnya tentu sangat baik. Dimana pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan pangan di kampung itu akan terjamin,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved