Jumat, 8 Mei 2026

Narkoba

Pemkab Mimika dan Lembaga Anti Narkotika Petakan Titik Rawan Peredaran Narkoba

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Inosensius Yoga Pribadi saat membuka

Tayang:
Tribun-Papua.com
PENCEGAHAN NARKOTIKA - Lembaga Anti Narkoba Kabupaten Mimika menggelar FGD pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaraan narkotika. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Front One, Jalan Hasanudin, Mimika, Kamis, (18/12/2025).  
Ringkasan Berita:
  • Komitmen Anti-Narkoba: Pemkab Mimika menegaskan komitmen memerangi narkotika melalui edukasi dan kolaborasi hingga tingkat kampung.
  • Ancaman Generasi: Staf Ahli Bupati menekankan bahwa narkoba adalah ancaman serius yang dapat merusak SDM dan menyia-nyiakan pembangunan.
  • Sinergi Lintas Sektor: Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tapi butuh peran aktif lembaga swadaya dan masyarakat.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke tingkat paling bawah masyarakat melalui penguatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Inosensius Yoga Pribadi saat membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Lembaga Anti Narkotika, di Hotel Front One, Jalan Hasanudin, Kamis, (18/12/2025).

Dalam sambutannya, Inosensius mengapresiasi inisiatif Lembaga Anti Narkotika yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda.

Baca juga: Pemkab Nabire Hadirkan Solusi Belanja Hemat Menjelang Natal 2025 Lewat Pasar Murah

"Narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi merupakan ancaman serius terhadap keberlangsungan generasi muda kita. Semua pembangunan akan sia-sia jika sumber daya manusia kita rusak akibat narkotika," tegasnya.

Ia menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau Badan Narkotika Nasional (BNN) semata, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif lembaga swadaya masyarakat.

Melalui FGD ini, ia berharap lahir rekomendasi strategis dan langkah konkret yang dapat diimplementasikan langsung di lapangan.

Baca juga: Kakanwil Papua Lantik Pejabat Imigrasi, Tekankan Sistem Merit dan Integritas

"Saya meminta forum ini dimanfaatkan untuk memetakan titik-titik rawan peredaran narkoba di Mimika, menyusun program edukasi yang menyentuh hingga kampung dan sekolah, serta memperkuat kolaborasi antara lembaga anti narkotika dengan pemerintah daerah agar program kerja tahun anggaran 2025 tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan edukasi dan pencegahan sejak dini menjadi kunci utama untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved