Info Mimika
Puskesmas Timika Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Ancaman Wabah Super Flu
Pasien dengan gejala demam di atas 37,2 derajat Celsius langsung diberikan penanganan awal berupa paracetamol.
Ringkasan Berita:
- Kepala Puskesmas Timika, dr Mozes, menyatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan sesuai imbauan Kementerian Kesehatan.
- Petugas medis mewajibkan setiap pasien menunjukkan KTP dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebagai langkah preventif.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Timika, Kabupaten Mimika, dipastikan tetap berjalan normal di tengah isu penyebaran varian baru influenza A (H3N2) atau super flu.
Hingga Rabu (21/1/2026), pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas medis berlangsung kondusif dengan penerapan prosedur skrining awal yang ketat bagi setiap pasien yang datang.
Petugas medis mewajibkan setiap pasien menunjukkan KTP dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebagai langkah preventif.
Pasien dengan gejala demam di atas 37,2 derajat Celsius langsung diberikan penanganan awal berupa paracetamol.
Baca juga: Waspada Flu Super H3N2, Puskesmas Timika Perketat Skrining Pasien dan Laporan Harian
Pemberian obat dilakukan sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter di poli terkait untuk mendeteksi potensi gejala virus tersebut.
Kepala Puskesmas Timika, dr Mozes, menyatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan sesuai imbauan Kementerian Kesehatan.
Ia menegaskan bahwa sistem penanganan wabah di puskesmas sudah teruji sejak pandemi Covid-19, sehingga tenaga kesehatan telah siap menghadapi potensi lonjakan kasus baru dengan protokol yang matang.
"Sekarang ini memang lagi gencar-gencarnya isu flu super, dan kami di puskesmas sudah ada imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar dr Mozes saat ditemui TribunPapuaTengah.com di Mimika, Rabu.
Baca juga: Virus Flu Babi Sudah Masuk Papua Pegunungan, Pemerintah Larang Pengiriman Babi
Meski isu super flu sedang mencuat, pihak puskesmas melaporkan belum menemukan pasien dengan indikasi infeksi varian tersebut di wilayah kerja mereka.
Puskesmas Timika berkomitmen untuk terus membuka layanan mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIT guna memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang aman dan terpantau. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/H-SUPER-FLU-Pelayanan-kesehatan-di-Puskesmas-Timika-Kab.jpg)