Mimika
Posyandu di Mimika Kini Terbuka bagi Bapak-Bapak untuk Cek Kesehatan Rutin
Pelatihan berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (24/2/2026).
Ringkasan Berita:
- WVI bersama PT Freeport Indonesia dan Dinkes Mimika menggelar pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu di Hotel Cenderawasih 66, Mimika, Selasa (24/2/2026).
- Kegiatan ini diikuti kader posyandu dari sejumlah kampung dampingan program PASTI-Papua.
- Pelatihan bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam pengelolaan posyandu dan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita hingga lansia.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu di kabupaten ini.
Pelatihan berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Selasa, (24/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.44 WIT ini menghadirkan perwakilan Dinkes Mimika, perwakilan WVI, para narasumber, serta kader posyandu dari sejumlah kampung dampingan program PASTI-Papua.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinkes Mimika, Lenni Silas, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dasar kader posyandu sesuai standar yang merujuk pada kebijakan Kementerian Kesehatan.
Baca juga: Tiga Bulan Lampu Lalu Lintas Sentani Mati, Keselamatan Pengguna Jalan Terabaikan
Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan kader posyandu dari kampung dampingan PASTI-Papua, yakni Kampung Atuka, Kampung Keakwa, Kampung Kokonao, Kampung Fanamo, Kampung Omawita dan Kampung Ohotya.
Lenni menjelaskan, keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya kader posyandu yang memiliki keterampilan dasar terstandar sesuai rujukan Kemenkes, khususnya dalam pengelolaan posyandu serta layanan bagi ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita.
Selain itu, kader diharapkan mengetahui, memahami dan mampu menjalankan perannya di posyandu melalui pendekatan siklus hidup.
“Kalau dahulu pelayanan posyandu fokus pada bayi, balita dan ibu hamil, sekarang dimulai dari anak dalam kandungan hingga lansia. Semua harus mendapat pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Baca juga: TSE Group Dampingi Yustinus Lawan Keraguan Hadapi Dunia Kerja Modern
Ia menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita harus lebih mengedepankan pencegahan. Jangan tunggu sakit baru ke rumah sakit. Posyandu juga terbuka untuk bapak-bapak, bukan hanya ibu hamil dan balita,” katanya.
Lenni mengatakan tugas kader posyandu cukup berat karena menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di kampung.
“Kader memang menerima upah, tetapi tanggung jawabnya besar. Kita adalah perpanjangan tangan pemerintah untuk memastikan masyarakat hidup sehat,” ungkapnya.
Baca juga: Astra Motor Papua Beri Diskon Servis 14 Persen dan Suku Cadang Gratis Hingga Akhir Februari
Ia berharap para peserta mengikuti pelatihan selama tiga hari dengan serius dan aktif bertanya apabila ada materi yang belum dipahami.
Tribun-Papua.com
Mimika
Kabupaten Mimika
Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika
Posyandu Khusus Lansia
Kader Posyandu
Posyandu
Info Kabupaten Mimika
18 Distrik di Mimika
| Misa Minggu Palma di Katedral Tiga Raja Timika Dipadati Umat, Ini Pesan Pastor Benyamin Magai |
|
|---|
| DPUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Petrosea-Bandara Mozes Kilangin Rampung 2026 |
|
|---|
| Suami di Mimika Akui Lakukan KDRT Sebelum Temukan Istrinya Meninggal Dunia |
|
|---|
| Kaya Emas Tapi Minim Jalan, Musrenbang 2026 Rancang Wajah Baru Distrik Tembagapura |
|
|---|
| Jangan Terkecoh Pagi Cerah Sebab BMKG Prediksi Seluruh Mimika Hujan Ringan |
|
|---|
