Sabtu, 11 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 di Bandara Mozes Kilangin Timika Mulai Melonjak

Kepala Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika, Muchammad Nafiek, mengatakan lonjakan penumpang saat

Tribun-Papua.com
MUDIK LEBARAN 2026 - Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, yang mulai mengalami lonjakan penumpang pada H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
  • Lonjakan Penumpang: Arus mudik di Bandara Mozes Kilangin mulai meningkat pada H-4 Lebaran dengan prediksi kenaikan penumpang sebesar 4 persen.
  • Penyebab Tiket Mahal: Tingginya harga tiket di aplikasi daring disebabkan oleh rute transit yang tidak efisien karena penerbangan langsung sudah penuh.
  • Kebijakan Insentif: Pemerintah memberikan diskon biaya bandara 50 persen dan pemotongan PPN menjadi 5 persen untuk menekan tarif penerbangan.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mulai mengalami lonjakan pada H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pergerakan penumpang terlihat meningkat seiring mendekatnya hari raya. Secara keseluruhan, jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan naik sekitar 4 persen.

Kepala Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika, Muchammad Nafiek, mengatakan lonjakan penumpang saat periode Natal, Tahun Baru, dan Lebaran merupakan siklus tahunan.

Baca juga: Bulog Papua Mulai Menyalurkan Bantuan Pangan Nasional di Jayapura

Peningkatan tersebut telah diantisipasi oleh Kementerian Perhubungan berdasarkan data pergerakan penumpang dari tahun ke tahun.

"Secara nasional, rata-rata semua moda transportasi mengalami kenaikan perjalanan. 

Namun, ada fenomena pergeseran moda, misalnya dari udara ke kereta api di wilayah tertentu. Untuk di Timika sendiri, lonjakan sudah mulai terasa," ujar Nafiek, di Mimika, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, tingginya permintaan tiket keluar dari Timika dipengaruhi aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Baca juga: Polda Papua Tengah Ringkus Pelaku Pengeboman Ikan di Perairan Nabire

Harga tiket penerbangan dari Timika menuju Jakarta dan sejumlah daerah lain terpantau lebih tinggi dibandingkan rute sebaliknya.

"Ini menunjukkan Timika sebagai pusat kegiatan ekonomi. Para pekerja memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung, sehingga permintaan keluar sangat tinggi," jelasnya.

Terkait keluhan masyarakat soal harga tiket yang mencapai belasan juta rupiah di aplikasi pemesanan daring, Nafiek menyebut hal itu disebabkan rute perjalanan yang tidak efisien.

Menurutnya, sistem aplikasi kerap menggabungkan beberapa rute penerbangan karena penerbangan langsung telah penuh, sehingga harga menjadi lebih mahal.

Baca juga: Polda Papua Tengah Ringkus Pelaku Pengeboman Ikan di Perairan Nabire

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih teliti melihat detail rute dan durasi transit sebelum membeli tiket," katanya.

Ia menambahkan, sekitar 400 unit pesawat komersial di Indonesia saat ini beroperasi secara maksimal untuk melayani lonjakan penumpang, dengan dukungan ribuan kru.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved