Koperasi Merah Putih
KMP Siap Jadi Terobosan Baru Ekonomi Kampung di Nabire
Sejumlah pejabat penting Papua Tengah yang ikut hadir menyaksikan peluncuran tersebut, di antaranya Staf Ahli Gubernur Papua
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Peluncuran Virtual: Pejabat tinggi Papua Tengah mengikuti peluncuran Koperasi Merah Putih (KMP) oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual di Nabire.
- Tantangan Logistik: Pembangunan di Papua Tengah menghadapi kendala pengiriman material akibat jalur laut yang memutar jauh, namun proyek tetap dipacu.
- Target Rampung: Koperasi yang didesain lengkap dengan supermarket hingga gudang ini ditargetkan selesai dibangun pada akhir Mei 2026.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi meluncurkan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah Indonesia.
Momen bersejarah ini diikuti secara virtual melalui video conference oleh jajaran pejabat tinggi Provinsi Papua Tengah di gedung Koperasi Merah Putih, SP 2, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire.
Sejumlah pejabat penting Papua Tengah yang ikut hadir menyaksikan peluncuran tersebut, di antaranya Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marten Ukago, Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari.
Baca juga: Dua Bupati Bakar Obor Perjuangan Meriahkan HUT Pattimura Ke-209 di Supiori
Kemudian ada juga, Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Vivian Alivianto, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jeremias Rontini, serta Dandim 1705/Nabire, Letkol Inf. Dwi Palwanto Tirtamentari beserta jajarannya.
Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Vivian Alivianto mengatakan, Koperasi Merah Putih memiliki representasi yang sangat tinggi.
Namun dibalik representasinya, Brigjen TNI Vivian mengakui proses pembangunannya di wilayah Papua Tengah menghadapi tantangan logistik yang tidak mudah jika dibandingkan dengan wilayah lain seperti Kalimantan.
"Kendala yang dialami cukup lumayan, terutama dalam proses pengiriman material. Transportasi laut harus menempuh jalur yang memutar jauh untuk bisa sampai ke sini. Namun, semua rintangan sulit ini bisa dilewati," kata Brigjen TNI Vivian kepada awak media, usai pelaksanaan zoom peluncuran Koperasi Merah Putih, Sabtu, (16/5/2026).
Baca juga: Bupati Heronimus Gaungkan Semangat Pela Gandong Pertama Kali di Supiori
Meski dihadapkan pada tantangan geografis, pembangunan proyek ini terus dipacu.
Menurut Brigjen TNI Vivian, pembangunan koperasi ini juga dipantau ketat oleh pemerintah pusat agar memenuhi target.
Untuk itu lanjut dia, seluruh proses pengerjaan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Mei.
Dalam proses pembangunan, Koperasi Merah Putih di desain menjadi sebuah ekosistem yang komplit, dilengkapi dengan berbagai fasilitas terpadu mulai dari supermarket hingga pergudangan.
Menurut Brigjen TNI Vivian, kehadiran koperasi tersebut akan menjadi terobosan besar bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah karena ke depannya akan menggerakkan roda perekonomian dari tingkat bawah, khususnya di kawasan pedesaan.
Baca juga: Bupati Biak Numfor Tegaskan Pemerintah Tidak Intervensi Musda IKT
Selain itu, operasional koperasi ini akan langsung diintegrasikan dengan program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Kampung Nelayan Merah Putih.
Sementara Kepala Staf Teritorial (Kasiter) Korem 173/PVB, Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, menambahkan pembangunan infrastruktur ini akan dilakukan secara masif di beberapa titik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/opoisiajsimbggkmp.jpg)