Info Kejadian Jayawijaya
Jembatan Kali Holima Jayawijaya Rusak, Pemerintah Diminta Segera Bertindak
Seorang warga, Urbanus Kosay, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sudah lama rusak dan sering memakan korban.
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM.WAMENA - Jembatan di Kali Holima Distrik Hubikiak yang menjadi akses utama para petani di Kabupaten Jayawijaya kini dalam kondisi memprihatinkan.
Kerusakan yang terjadi membuat aktivitas warga saat pergi maupun pulang dari kebun terganggu, bahkan membahayakan keselamatan mereka.
Seorang warga, Urbanus Kosay, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sudah lama rusak dan sering memakan korban.
“Masyarakat yang menggunakan motor maupun mobil setengah mati melintas jembatan. Ada truk, mobil, bahkan motor yang pernah jatuh ke dalam celah jembatan. Setelah jatuh, warga harus dorong mengangkat kendaraan itu lagi,” ujarnya, Sabtu (23/08/2025).
Baca juga: Setahun Tobias Silak Dibunuh Polisi, Massa Gelar Aksi Pasang Lilin di Wamena: Tuntut Keadilan
Menurut Kosay, kerusakan jembatan membuat warga yang membawa hasil pertanian terpaksa berhati-hati.
Banyak di antaranya harus menurunkan barang bawaannya lebih dulu, lalu berjalan kaki menyeberang sebelum kembali mengangkat hasil kebun mereka.
“Kalau masyarakat bawa noken penuh hasil pertanian, biasanya diturunkan dulu. Motor pelan-pelan lewat, setelah itu baru hasil pertanian diangkat kembali. Kondisi ini sangat menyulitkan,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, papan kayu di atas tiang utama penyangga jembatan telah rusak parah.
Hanya bagian kerangka utama yang tersisa, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua sangat berisiko melintas.
Tak sedikit warga memilih menunggu di ujung jembatan ketimbang memaksakan diri melintas karena takut jatuh.
Baca juga: Mantan Pilot TNI Papua Minta Sriwijaya Rekrut Anak Wamena Sebagai Awak Kabin
Kosay menegaskan, kondisi ini sudah berlangsung lama dan pernah menyebabkan warga terluka akibat terjatuh.
Ia pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki sebelum menimbulkan korban jiwa.
“Kami minta pemerintah serius memperhatikan jembatan ini. Ini akses utama petani. Dari sini masyarakat pergi ke kebun, membawa hasil panen untuk makan maupun dijual. Jangan tunggu sampai ada korban baru diperbaiki,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/wijaya-kini-dalam-kondisi-rusak-warga-kesulitan-melint.jpg)