Rabu, 3 Juni 2026

Aksi Massa di Sorong

Rumah Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu Diserang, Warga Berteriak dan Lari Ketakutan

Serangan brutal menyasar rumah pribadi Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Kota Sorong, Rabu (27/8/2025) pagi. 

Tayang:
Tribun-Papua.com/Kompas.com
RUMAH ELISA KAMBU DISERANG - Mobil Dinas Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, yang rusak usai penyerangan massa(Maichel Kompas.com) 

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Serangan brutal menyasar rumah pribadi Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Kota Sorong, Rabu (27/8/2025) pagi. 

Dalam sebuah aksi yang mencekam, sekelompok massa mengamuk, merusak properti, dan menciptakan kepanikan di jalanan.

Saksi mata melaporkan, penyerang datang membawa kayu dan batu.

Tanpa ampun, mereka menghujani rumah dan empat mobil yang terparkir.

Kaca-kaca pecah berhamburan, dan pagar rumah roboh, menjadi saksi bisu amukan massa.

Seorang warga yang ketakutan menggambarkan kengerian yang terjadi. 

Baca juga: Kericuhan Meletus di Sorong, Massa Blokade Jalan: Tunut Keadilan bagi Tahanan Politik Papua

"Ada teriakan 'bunuh, bunuh'. Saya takut sekali, akhirnya mundur masuk ke dalam rumah," kata seorang saksi di lokasi.

Menurutnya, kejadian itu berlangsung cepat. 

Saat suasana mencekam, sejumlah anak sekolah dan warga sekitar juga ikut panik dan berlari mencari tempat aman.

"Jam 7 ke 8 begitu. Anak-anak sekolah mau diantar ke sekolah juga jadi kacau. Ada yang lari ke sini, ada yang lari ke sana. Semua bingung," katanya. 

Ia menceritakan, ajudan gubernur sempat bersiap mengamankan Elisa Kambu, disebut berada di lokasi saat penyerangan.

"Saya lihat ajudan-ajudan gubernur sudah siaga, siap naik mobil. Tapi massa makin ramai, teriak-teriak ‘bunuh, bunuh’. Saya takut sekali, akhirnya mundur masuk ke dalam rumah," ucapnya.

Sejumlah warga lain juga ikut lari untuk menyelamatkan diri.

"Saya bersama mama juga ikut lari. Batu dan kayu sudah dilempar ke arah rumah, jadi lebih baik sembunyi," kata seorang ibu rumah tangga yang tinggal di samping kediaman gubernur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah provinsi terkait motif penyerangan ini. 

RICUH DI SORONG - Solidaritas Rakyat Papua Pro Demokrasi di Sorong Raya demo dan blokade Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (27/8/2025).
RICUH DI SORONG - Solidaritas Rakyat Papua Pro Demokrasi di Sorong Raya demo dan blokade Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (27/8/2025). (Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved